Politikus Gerindra hadiri sidang terdakwa kasus BLBI

Politikus Gerindra hadiri sidang terdakwa kasus BLBI
M Taufik (kiri) bersama Syafruddin Arsyad Temenggung usai sidang. ©2018 Merdeka.com/Hari Aryanti
PERISTIWA | 19 Juli 2018 13:44 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Politikus Partai Gerindra, M Taufik menghadiri kasus sidang BLBI dengan terdakwa mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung, Kamis (19/7). Sidang hari ini dengan agenda keterangan saksi. Salah satu saksi yang hadir yaitu mantan Wapres Boediono.

Taufik mengatakan ia hadir dalam persidangan karena merupakan kawan dari Syafruddin. "Teman main," ujarnya ditemui usai sidang.

Usai sidang ia pun menemani Syafruddin ke ruang transit tahanan KPK di basement Gedung PN Jakarta Pusat.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini mengatakan kedatangannya tak ada sangkut pautnya dengan kasus yang membelit kawannya. Ia hanya datang untuk memberi dukungan moril.

Ia menilai sosok Syafruddin adalah orang yang baik. Sebagai Kepala BPPN, Syafruddin menurutnya telah menyelamatkan negara dari defisit.

"Saya kira dia Kepala BPPN menyelematkan negara dari negara defisit bisa membangun. Kalau enggak ditugasin sebagai BPPN dia juga enggak akan mau," jelasnya.

"Kita ikut proses hukum ini seperti apa. Tapi kalau dari saya pribadi, saya lihat Syafruddin dia orang lurus-lurus saja setahu saya. Pintar, cerdas," pungkasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Mantan Wapres Boediono bersaksi di sidang korupsi SKL BLBI
Massa HMS desak KPK tuntaskan kasus BLBI dan Bank Century
Dorodjatun klaim tak tahu negosiasi antara BPPN dengan obligor
Dorodjatun jadi saksi di sidang dugaan korupsi SKL BLBI
Dorodjatun sebut kepala BPPN usulkan hapus utang petambak saat ratas bersama Megawati
Sidang kasus BLBI, jaksa KPK hadirkan eks Menko Perekonomian Dorodjatun

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami