Politikus PKB Sebut Birokrasi di Banten Masih Terkendala SDM

PERISTIWA | 5 Oktober 2019 23:00 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Anggota Fraksi PKB DPR RI Moh. Rano Alfath mengatakan, dirinya akan bersinergi dengan banyak pihak, untuk ikut membangun Provinsi Banten, daerah pemilihannya. Selain itu, dia mengharapkan, Banten semakin maju dan bisa mengangkat perekonomian masyarakatnya.

Dia menjelaskan, Provinsi Banten mengalami kemajuan di banyak aspek saat dipimpin Gubernur Wahidin Halim dan Andyka Hazrumy. Salah satu indikatornya, Banten berhasil meraih penghargaan kreativitas peningkatan pendapatan daerah (PAD) dalam ajang Indonesia Award.

"Saya kira itu adalah prestasi yang positif. Ini salah satu bukti dua pemimpin ini kompilasi tua-muda yang ideal, berpengalaman hingga bisa membawa Provinsi Banten lebih baik dari sebelumnya," katanya, Sabtu (5/10).

Memajukan Provinsi Banten yang bersandingan dengan Jakarta memang diakuinya tidak mudah. Di beberapa aspek ada jarak yang cukup mencorok.

"Salah satunya soal tata kelola birokrasi, Banten harus kita akui masih ada persoalan Sumber Daya Manusia di tengah kemajuan zaman yang luar bisa cepat sekali perkembangannya," paparnya.

Ke depan, Rano berharap, pemerintah Provinsi Banten melakukan bedah persoalan, khususnya soal peningkatan sumber daya manusia, inovasi dan integrasi teknologi, serta pengawalan RUU Pesantren.

"Bahkan bila perlu, dapat dirancang pula Peraturan Daerah yang lebih secara spesifik mengatur dukungan sarana prasarana maupun pembinaan terhadap sistem serta materi di dalam pesantren. Kita bisa bermitra dan bekerjasama, karena punya visi dan misi yang sama untuk membangun Banten lebih baik," tutupnya.

Baca juga:
19 Tahun Banten Jadi Provinsi, Angka Pengangguran dan Kemiskinan Masih Tinggi
Prospek Menggiurkan, Pemprov Banten akan Tanam Seribu Hektare Pohon Jengkol
Geruduk Gedung DPRD, Mahasiswa Sebut Gubernur Tidak Becus Benahi Banten
Bupati Serang akan Fasilitasi Pemulangan Warganya dari Papua
Bertemu Mahasiswa, Gubernur Banten Jelaskan Masalah Pendidikan dan Kesehatan

(mdk/fik)

TOPIK TERKAIT