Politisi NasDem: Mestinya dari Awal TNI-Polri Dilibatkan Disiplinkan Masyarakat

Politisi NasDem: Mestinya dari Awal TNI-Polri Dilibatkan Disiplinkan Masyarakat
PERISTIWA | 27 Mei 2020 08:08 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Personel TNI-Polri diterjunkan untuk melakukan gerakan pendisiplinan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Willy Aditya mendukung hal tersebut dan menilai, mestinya dari awal hal itu diterapkan.

"Malah bagus. Semestinya sedari awal hal semacam ini diterapkan. Dengan demikian tingkat kepatuhan dan kedisiplinan akan semakin terjamin. Asal aparat yang dikerahkan juga benar-benar menjalankan tugasnya. Dengan begitu, tujuan dan target yang dicapai bisa terwujud," kata Willy kepada wartawan, Rabu (27/5).

Menurutnya, tepat bila hal ini diterapkan dalam rangka menyongsong kehidupan normal baru. Artinya kehidupan normal yang akan diwujudkan tidak asal, melainkan ada tujuannya agar masyarakat punya kesadaran dan perilaku baru.

"Yakni kesadaran dan kedisiplinan untuk senantiasa menjalankan protokol pencegahan penularan Covid-19. Ya menggunakan masker jika keluar rumah; selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan seterusnya," tuturnya.

1 dari 1 halaman

Menurut Willy, aparat di lapangan tidak perlu keras untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuh protokol kesehatan seperti di India. Menurutnya, secara sosiokultural bangsa Indonesia berbeda dengan India.

"Yang paling penting adalah segala panduan dan aturan yang ada tegas dilaksanakan. Tegas itu tidak berarti keras. Tegas itu artinya konsekuen atas apa yang telah ditetapkan. A ya A; B ya B. Jika pun ada permakluman, itu juga tetap didasarkan pada ketentuan yang sudah ditetapkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan untuk menerjunkan aparat TNI dan Polri di titik keramaian. Hal itu untuk mendisiplinkan masyarakat di lapangan untuk bersiap memasuki kehidupan 'new normal' dan mencegah terinfeksi Covid-19.

Pendisiplinan ini akan digelar di empat provinsi dan 25 Kabupaten kota. Empat provinsi itu adalah DKI Jakarta, Bekasi, Sumatera Barat, dan Gorontalo. (mdk/bal)

Baca juga:
Hadapi New Normal, Masyarakat Diharapkan Disiplin Perangi Virus Corona
80 Mal di Jakarta Bersiap Hadapi New Normal
Penerapan New Normal, Kapolri Sebut Tugas Polisi Mendisiplinkan Warga Bukan Menghukum
Terapkan New Normal, Pemerintah Diingatkan Beri Perhatian ke Pesantren
Ini 4 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota yang Akan Menerapkan New Normal

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5