Polres Bengkulu dan Polda Sumsel Selidiki Kasus Kebakaran Minimarket

Polres Bengkulu dan Polda Sumsel Selidiki Kasus Kebakaran Minimarket
Ilustrasi Kebakaran. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro
NEWS | 26 November 2021 01:03 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Personel gabungan dari Satreskrim Polres Bengkulu dibantu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polisi Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran minimarket Toko New Khatulistiwa di Jalan KZ Abidin I, Kota Bengkulu. Dalam peristiwa itu empat orang meninggal dunia.

"Tim labfor dari Polda Sumsel sebanyak empat orang ikut membantu melakukan olah TKP, untuk mengetahui penyebab terjadi kebakaran tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Yusiady, Kamis (25/11). Dikutip dari Antara.

Petugas fokus melakukan penyisiran di lantai dasar minimarket sekaligus toko kosmetik tersebut. Sebab lantai dua dan tiga gedung tidak dilakukan penyisiran, karena kondisi gedung yang tidak memungkinkan untuk dilakukan olah TKP.

Penyebab atau dugaan sementara terjadi kebakaran tersebut belum dapat disampaikan, karena petugas masih menunggu hasil identifikasi dari laboratorium forensik untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran hebat di minimarket New Khatulistiwa.

Dia menjelaskan saat ini pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan mencari barang bukti pendukung, guna mengetahui alasan penyebab terjadinya kebakaran.

"Berdasarkan keterangan saksi mengatakan api berasal dari depan toko, namun kami masih untuk lebih pastinya masih menunggu pengecekan dan hasil dari tim labfor," ujar Yusiady. (mdk/cob)

Baca juga:
13 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran Rumah dan Mobil di Buton
Asrama Polsek Banjarmasin Utara Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Toko Perabot Elektronik di Bekasi Terbakar, Kerugian Hampir Rp2 M
Pabrik Dua Kelinci di Pati Terbakar, Ini 4 Fakta di Baliknya
Pasar Bawah Bukittinggi Terbakar Lagi, Kali Ketiga sejak September 2021
Pabrik Dua Kelinci Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp2 Miliar

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami