Polresta Samarinda Bongkar 2 Kasus Curanmor dan Sita 18 Motor, Tembak 1 Tersangka

PERISTIWA | 1 November 2019 01:06 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Tim Jatantras Polresta Samarinda beserta Reskrim Polres Berau, Kalimantan Timur, mengungkap 2 kasus curanmor dalam waktu hampir bersamaan. Tiga orang ditangkap beserta barang bukti 18 motor curian. Satu di antaranya ditembak, karena melawan petugas.

"Kami ungkap dua kasus curanmor ini dalam sepekan ini," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa dalam penjelasan dia di kantornya, Kamis (31/10) sore.

Terbongkarnya sindikat curanmor antar daerah itu, berawal dari penyelidikan kasus curanmor Reskrim Polres Berau, hingga ke Bengalon, di kabupaten Kutai Timur. Di Bengalon, polisi menangkap Mulyadi (35), terduga penadah motor curian.

"Berkembang, kita tangkap kemudian Basri. Tapi saat akan ditangkap, dia coba kabur. Sudah kita beri tembakan peringatan, masih nekat hingga kita lumpuhkan," ujar Damus.

Dari keterangan Basri terungkap, lokasi pencurian tidak hanya di Berau, melainkan juga di Samarinda, dan Kutai Kartanegara sekitar 20 TKP pencurian. "Paling banyak di Samarinda. Dan satu pelaku (Basri) ini residivis curanmor juga," sebut Damus.

"Motor yang dicuri dijual di Bengalon ke pekerja kebun sawit dengan harga murah. Rata-rata Rp1,5 juta-Rp3 juta. Dari kedua ini kita amankan 14 unit motor. Kasus ini sedang dikembangkan ke Kutai Kartanegara juga," terang Damus.

Di waktu hampir bersamaan, Jatanras Polresta Samarinda juga mengungkap kasus curanmor, dengan tersangka Sandy Pranata (26). "Kasusnya dari awal Januari 2019, ada 11 TKP curanmor dilakukan tersangka. Sementara barang bukti 4 motor sudah kita amankan," ungkap Damus.

"Karena dia (Sandy Pranata) ini pernah kerja di bengkel, dia mudah mencuri motor dengan menggunakan gunting memutus kabel di motor, kemudian membawa kabur," terangnya lagi.

Delapan belas motor dari 2 kasus curanmor berbeda, disita sebagai barang bukti. Tiga tersangka dijebloskan ke penjara Polresta Samarinda, dengan jeratan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. "Tiga tersangka ini bukan satu jaringan," pungkas Damus. (mdk/bal)

Baca juga:
Pura-Pura Jadi Jemaah Masjid, Warga Kebumen Gasak Motor
Ungkap Kasus Pencurian Kendaraan, Personel Polsek Neglasari Sita 22 Motor Curian
Nahas, Driver Ojek Online di Bekasi Kehilangan Motor Usai Dihipnotis Jadi Tukang Cat
Takut Tertangkap, Pencuri Motor Nekat Sembunyi di Tengah Hutan
Pistol Macet, Pencuri Motor di Bogor Bonyok Dihajar Massa
Buat Kunci Duplikat, Sopir Angkutan Online Curi Mobil Rental

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.