Polresta Surakarta Bubarkan Unjuk Rasa Tolak Rizieq Syihab di Bundaran Gladag

Polresta Surakarta Bubarkan Unjuk Rasa Tolak Rizieq Syihab di Bundaran Gladag
Demo tolak Rizieq di Surakarta. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 21 November 2020 18:02 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Aparat Polresta Surakarta membubarkan aksi demonstrasi yang dilakukan massa yang menamakan diri Aliansi Warga Solo di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Sabtu (21/11). Ratusan peserta aksi membentangkan sejumlah spanduk dan poster bertuliskan penolakan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Riziq Syihab.

"Polresta Surakarta membubarkan kegiatan unjuk rasa, seperti yang rekan-rekan saksikan saat ini. Karena kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa seperti ini sangat rentan sekali terhadap penyebaran virus Covid secara masif di era pandemi ini," ujar Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat ditemui di lokasi aksi.

Ade Safri mengaku telah menyampaikan kepada korlap aksi bahwa kegiatan mengumpulkan atau berpotensi terhadap kerumunan massa tersebut sangat rentan.

"Tadi kami sampaikan kepada para peserta aksi, kami berikan waktu satu menit untuk membubarkan diri, atau kalau tidak kita bubarkan paksa," tandasnya.

Mantan Kapolres Karanganyar itu menegaskan, pihaknya juga akan meminta pertanggungjawaban secara pidana terhadap koordinator aksi, karena sudah mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Terkait perizinan, Kapolresta mengaku tidak menerimanya.

"Tidak ada pemberitahuan kegiatan ini."

Untuk meminimalisir terjadinya kerumunan, Kasat Binmas AKP Febriyani Aer juga terjun langsung ke lokasi. Ia meminta para peserta aksi dengan pengeras suara agar membubarkan diri.

Sementara itu dalam aksi tersebut massa membentangkan spanduk dan poster bertuliskan, 'revolusi hanya akan menyengsarakan rakyat kecil', 'warga Solo tolak Riziq Shihab', 'warga Solo anti revolusi', 'warga Solo cinta NKRI', 'Solo ayem tentrem Solo kota budaya' dan lainnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Kata FPI soal Organisasinya yang Sudah Tak Terdaftar di Kemendagri
Kata FPI soal Organisasinya yang Sudah Tak Terdaftar di Kemendagri
Jubir Bantah Wapres Ma'ruf Amin akan Bertemu Rizieq Syihab
TNI Copot Baliho Rizieq, Ombudsman Nilai Tanda Buruknya Komunikasi Forkopimda DKI
Ombudsman DKI Nilai Lebih Baik TNI dan Polri Bantu Dinkes Lacak Penyebaran Covid-19
Dianggap Merugikan, Spanduk Bergambar Rizieq di Semarang Dicopot

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami