Polrestabes Makassar Amankan Warga Bawa Kabur Coolbox Sampel Pasien Covid-19

Polrestabes Makassar Amankan Warga Bawa Kabur Coolbox Sampel Pasien Covid-19
PERISTIWA » MAKASSAR | 6 Juni 2020 16:25 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Seorang warga diamankan Jumat malam, (5/6) oleh anggota satuan reskrim Polrestabes Makassar. Dia adalah pelaku yang mengambil dan membawa pergi coolbox tempat penyimpanan sampel pasien PDP covid-19 saat bersama puluhan orang lainnya mengambil paksa jenazah seorang pasien PDP dari ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji, Jumat pagi.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Heru yang dikonfirmasi, Sabtu sore, (6/6).

Dijelaskan, malam harinya pasca kejadian itu anggota langsung turun melakukan penyelidikan terhadap kasus di rumah sakit tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi antara lain petugas rumah sakit, sekuriti, dari video yang beredar dan CCTV, pelaku berhasil diidentifikasi. Pagi tadi, pelakunya, seorang laki-laki diamankan dan kini sementara diinterogasi. Barang bukti coolbox juga sudah disita, rupanya telah dikembalikan ke rumah sakit, mungkin setelah sadar kalau dalam pengejaran polisi. Tapi orang lain yang kembalikan, bukan pelaku," kata Kompol Agus Heru.

Sementara ini, imbuhnya, pelaku mengaku mengambil coolbox itu karena mengira barang milik pasien yang meninggal dunia.

"Sementara ini kata pelaku karena mengira itu barang milik pasien yang meninggal dunia. Soal bagaimana-bagaimana lagi, kita lihat nanti hasil pemeriksaan," ujar Kompol Heru menutup wawancara.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Yudhiawan Wibisono yang juga dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Kasus jenazah PDP covid-19 diambil paksa oleh orang-orang dalam jumlah banyak dan membahayakan keselamatan petugas rumah sakit tidak hanya terjadi di RSUD Labuang Baji. Sebelumnya juga terjadi di RS Dadi.

"Selanjutnya kita akan tempatkan 10 orang personel kepolisian selama 24 jam di rumah sakit," katanya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Pihak RSUD Labuang Baji Merasa Terancam Usai Massa Ambil Paksa Jenazah PDP Covid-19
Bertambah 1, Total Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19 jadi 31 Orang
KPU Larang Paslon Gelar Konser saat Kampanye Pilkada 2020 di Tengah Pandemi
Bumbu Dapur Menjadi Buruan Masyarakat di Tengah Pandemi Corona
Data ODP, PDP dan OTG Covid-19 Batam dan Kepri Berbeda
Tim Gugus Tugas Covid-19 Swab 32 Petugas Lapas Terbuka Pasaman
Wakil Wali Kota Surabaya Dinyatakan Negatif Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5