Polri Belum Dapat Simpulkan Asal Peluru Tajam di Tubuh Pendemo 21-22 Mei

PERISTIWA | 20 Juni 2019 15:45 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Polisi masih melakukan investigasi terkait peluru tajam yang mengenai perusuh 21-22 Mei lalu. Aparat juga belum dapat menyimpulkan dari mana asal peluru tajam tersebut.

"Semuanya nanti dari hasil investigasi tim gabungan akan menyampaikan secara bersama-sama dengan Komnas HAM, Kompolnas dan Ombudsman biar komprehensif hasilnya. Kita tunggu dulu karena semua masih bekerja," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (20/6).

Dedi mengatakan pihaknya terus mengawal perkembangan uji balistik. "Saya belum berani memastikan karena mereka masih bekerja dan nanti saya tanyakan sampai sejauh mana perkembangannya," tuturnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga tak memberi tenggat waktu supaya kasus ini cepat selesai. Dedi mengaku, Polri akan berusaha secepat mungkin. "Enggak ada batas waktunya, secepat mungkin," tandasnya.

Sebelumnya, Polisi mengungkapkan ada peluru tajam bersarang di empat korban tewas saat aksi 22 Mei lalu. Hasil uji balistik terhadap proyektil berasal dari peluru berkaliber 5,56 mm dan 9 mm.

Sementara, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, dari sembilan korban tewas dalam kerusuhan 22 Mei 2019 lalu, delapan orang memiliki luka tembak di tubuhnya. Sementara baru empat saja yang dipastikan meninggal akibat peluru tajam.

Menurut Asep, empat korban lainnya diduga juga meninggal dunia akibat peluru tajam. Namun penyidik belum sempat melakukan autopsi lantaran jasadnya langsung diurus oleh keluarga tidak lama usai kejadian.

Baca juga:
Pengacara Sebut Duit SGD 15.000 Kivlan Zein Uang Jasa Bebaskan Sandera Abu Sayyaf
Kerusuhan 21-22 Mei: 234 Polisi Terluka dan 447 Orang Jadi Tersangka
Penjelasan Polri soal Peluru Tajam yang Bersarang di Tubuh Korban Aksi 22 Mei
Kivlan Zen Merasa Difitnah Soal Pembunuhan Tokoh, Polri Minta Buktikan di Persidangan
Kivlan Zen Sebut Dirinya Difitnah
Masa Penahanan Kivlan Zen Diperpanjang 40 Hari

(mdk/did)