Polri ikut usut 3 WNI diduga ISIS yang ditangkap di Malaysia

PERISTIWA | 2 Agustus 2018 14:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin memastikan anak buahnya terlibat dalam penanganan kasus tiga WNI yang ditangkap kepolisian Malaysia karena diduga terafiliasi dengan ISIS. Penanganan tersebut dilakukan di Malaysia.

"Penanganan hukum itu semua bersama makanya ada kepolisian internasional. Di mana pun ada case semua aparat bisa menangani bersama-sama. Case antarnegara itu ditangani bersama-sama, makanya ada Interpol," ujar Syafruddin di PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (2/8).

Polri dan kepolisian Malaysia langsung berkoordinasi sejak tiga WNI tersebut ditangkap di Negeri Jiran beberapa waktu lalu. Polri siap melanjutkan penyelidikan seandainya ketiga WNI tersebut dideportasi ke Indonesia.

Namun hingga kini belum ada tanda-tanda ketiganya dipulangkan ke Tanah Air. Mereka justru tengah ditahan oleh kepolisian Malaysia untuk penanganan hukum.

"Namanya hukum itu di mana saja diproses di dunia ini, kan sama aja. Tidaj mutlak harus diproses di sini," ucap Syafruddin.

Sebelumnya diberitakan, polisi Malaysia menangkap tujuh orang yang diduga berafiliasi dengan ISIS. Tiga orang di antaranya merupakan warga negara Indonesia.

WNI berusia 26 tahun ditangkap di Terengganu pada 12 Juli lalu. Dia disebut-sebut sebagai anggota ISIS asal Bandung, Jawa Barat sejak 2015.

Istrinya yang merupakan warga Malaysia juga termasuk anggota ISIS. Keduanya berencana membawa anak tiri mereka ke Suriah untuk berperang bersama ISIS.

Pria Indonesia lain ditangkap pada 14 Juli di Perak. Dia merupakan seorang buruh pabrik yang bergabung dengan ISIS dan disebut-sebut terlibat kasus kerusuhan Rutan Salemba Cabang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Satu WNI lain merupakan seorang pegawai kontrak berusia 27 tahun. Dia ditangkap di Petaling Jaya, Selangor pada 12 Juli. Dia mengaku terkait dengan ISIS dan memiliki sekitar 100 video dan 90 foto yang menggambarkan kegiatan kelompok radikal tersebut di dalam ponselnya.

Dia juga mempromosikan grup di akun Facebooknya dengan mengunggah video dan foto-foto itu. Dia berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Diduga terkait ISIS, 3 WNI ditahan di Malaysia
Diduga simpatisan ISIS, 3 WNI di Malaysia ditahan 28 hari buat penyelidikan
Polri akan dalami 3 WNI diduga ISIS yang ditangkap di Malaysia
Polri koordinasi dengan polisi Malaysia soal penangkapan 3 WNI diduga simpatisan ISIS
Menlu Retno belum bisa pastikan 3 dari 7 simpatisan ISIS di Malaysia WNI
Polisi Malaysia tangkap 3 WNI diduga simpatisan ISIS

(mdk/bal)