Polri Jadwalkan Pemanggilan Soenarko Terkait Kasus Kepemilikan Senjata Api Ilegal

Polri Jadwalkan Pemanggilan Soenarko Terkait Kasus Kepemilikan Senjata Api Ilegal
Gedung Bareskrim Mabes Polri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
PERISTIWA | 15 Oktober 2020 10:19 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik Bareskrim Polri berencana memeriksa eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko. Soenarko telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan senjata pada 20 Mei 2019 yang turut menjerat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein.

"Iya sesuai panggilan yang sudah dikirimkan oleh penyidik," tutur Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi, Kamis (15/10).

Soenarko diminta hadir pada Jumat 16 Oktober 2020 pukul 10.00 WIB di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Kasus yang menjerat mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko lama tak terdengar kelanjutannya. Usai Polri menetapkan tersangka atas keterlibatannya dalam kasus penyelundupan senjata pada 20 Mei 2019, saat itu juga Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI yang ikut dalam pemeriksaan langsung melakukan penahanan di Rutan Guntur.

Info terakhir diwartakan, yakni pengabulan penangguhan penahanan usai Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan 102 jenderal purnawirawan TNI menjaminnya untuk tidak berbuat macam-macam saat ditangguhkan pada 21 Juni 2019.

Baca Selanjutnya: Bagaimana Kondisi Soenarko Kini?...

Halaman

(mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami