Polri-Kemenlu Pulangkan 155 ABK & 2 Jenazah WNI dari Kapal China

Polri-Kemenlu Pulangkan 155 ABK & 2 Jenazah WNI dari Kapal China
Proses Pemulangan ABK WNI dari Kapal China di Pelabuhan Bitung. ©2020 Istimewa
NEWS | 7 November 2020 13:44 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Polri bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melakukan debarkasi atau penurunan terhadap 155 anak buah kapal (ABK) dan 2 jenazah asal Indonesia di Pelabuhan Bitung, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Hal itu merupakan hasil repatriasi atau pemulangan warga negara dari negara asing.

Proses ini merupakan bentuk respons Surat Kemenlu RI No. 13028/WN/11/2020/66. Yang dimulai sekitar pukul 05.00 Wita Proses Debarkasi 155 WNI dan 2 Jenazah WNI hasil repatriasi dari atas Kapal Cina di Pelabuhan Bitung

"Diawali team pemeriksaan kesehatan dari KKP Bitung menuju dan naik ke Kapal Liong Xin 601 dan 610 untuk selanjutnya melaksanakan Rapid Test kepada 155 ABK WNI," kata Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono, dalam keterangannya, Sabtu (7/11).

Dari hasil rapid tes sementara, 78 orang dinyatakan non-reaktif, namun pemeriksaan rapid tes masih terus berlanjut terhadap di dua Kapal Lion Xin tersebut.

"Apabila sudah selesai akan mereka akan diturunkan dari kapal Liong Xin 601 dan 610 ke kapal LCT yang disiapkan untuk membawa mereka ke Dermaga Pelabuhan Bitung. Guna selanjutnya langsung dibawa ke rumah Penampungan Badiklat Provinsi Sulut untuk di lakukan swab test lanjutan dan pemeriksaan keimigrasian," jelasnya.

Argo menyampaikan perkiraan hasil swab test barulah keluar tiga hari setelah diambil, bila sudah keluar hasilnya negatif ke 155 WNI tersebut akan dipulangkan ke daerah asal yang difasilitasi oleh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), Kemenlu serta Perda setempat.

"Khusus terhadap dua Jenazah WNI, akan diturunkan dari kapal setelah 155 WNI lainnya diturunkan, untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan otopsi oleh tim RS Bhayangkara," kata dia.

"Setelah autopsi, 1 Jenazah asal Cianjur atas nama Rudi Ardianto akan dimakamkan di Kota Bitung dari permintaan keluarga, dan 1 Jenazah lainnya atas nama Saleh Anakota, akan dibawa pada hari minggu tgl 8 Nov 2020 ke daerah asal di Ambon," tambahnya.

Rangkaian kegiatan debarkasi saat ini masih berlangsung dengan pengamanan Polda Sulut dan Kodam XVII/Merdeka bekerja sama dengan Pemprov Sulut dan Dir PWNI Kemenlu-RI. (mdk/rhm)

Baca juga:
Viral WNI ABK Kapal China Minta Tolong, Disiksa & Diperlakukan Seperti Budak
Polisi Tangkap 3 Warga Bawa Jenazah ABK Kapal Berbendera China di Batam
Lindungi ABK WNI, Pemerintah Percepat Ratifikasi Konvensi ILO 188
Polisi Tangkap WN China Terkait Penganiayaan ABK WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118
WNI Tewas Dianiaya di Kapal Berbendera China
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Perbudakan ABK di Kapal Berbendera China

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami