Polri Masih Godok Proses Perekrutan eks Pegawai KPK Tak Lolos TWK

Polri Masih Godok Proses Perekrutan eks Pegawai KPK Tak Lolos TWK
Fransisco Bencosme menemui Novel Baswedan. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko
NEWS | 26 Oktober 2021 18:23 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polri masih terus melakukan proses perekrutan terhadap puluhan mantan atau eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Sebelumnya, sudah adanya pertemuan antar Polri dan perwakilan mantan pegawai KPK pada Senin (4/10) lalu.

"Nanti kita cek perkembangannya, masih diproses perkembangan daripada niat Polri untuk merekrut 57 mantan pegawai KPK," kata Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Selasa (26/10).

Ia memastikan, jika sudah ada hasil dari proses perekrutan tersebut. Nantinya akan disampaikan kepada masyarakat luas.

"Masih diproses. Perkembangan pasti akan disampaikan," tegasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Polri telah melakukan pertemuan dengan sejumlah mantan pegawai KPak yang tak lolos TWK pada Senin (4/10) sekitar pukul 15.15 Wib. Pertemuan ini dilakukan di Biro SDM Mabes Polri.

"Di ASSDM Mabes Polri di ruangannya, di ruang rapat antara Polri yang diwakili oleh ASSDM, kemudian Kadivkum, dan juga ada Korsahli dan Kadiv Humas," kata Argo kepada wartawan, Senin (4/10).

"Jadi tadi juga dari perwakilan dari teman-teman mantan KPK ada 9 orang. Ada Mas Farid, ada Mas Chandra, Mas Feri, Mas Giri dan sebagainya di sana," sambungnya.

Ia menjelaskan, pertemuan ini tidak akan dilakukan hanya sekali saja. Melainkan juga akan dilakukan dalam waktu lain dengan mengundang ahli.

"Jadi dalam pertemuan tersebut kita diskusi, kemudian kita juga mendengarkan apa yang mereka sampaikan dan intinya bahwa pertemuan ini tidak hanya sekali ini dan nanti akan tetap berlanjut dan intinya bahwa ktia akan membahas berkaitan dengan regulasi secara teknis yang nanti akan melibatkan ahli," jelasnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, jika dirinya telah bersurat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merekrut 56 orang yang dianggap tak lulus dalam Test Wawasan Kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN di Polri.

Diketahui, sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinyatakan tak lolos dalam Test Wawasan Kebangsaan (TWK). Nantinya, 57 pegawai KPK yang tak lolos asesmen peralihan status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN) tersebut akan dipecat pada 30 September 2021 mendatang.

"Hari Jumat yang lalu, saya telah berkirim surat kepada bapak presiden untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya di Tipikor (Tindak Pidana Korupsi)," kata Sigit kepada wartawan, Selasa (28/9).

"Kami berkirim surat kepada Bapak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK, yang tidak lulus dites, tidak dilantik jadi ASN KPK, untuk bisa kami tarik, kemudian kami rekrut menjadi ASN Polri," sambungnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Kisah Mantan Pegawai KPK Jadi Penjual Kue Kering
Mantan Ketua WP Beralih Profesi jadi Influencer Antikorupsi usai Dipecat KPK
Percaya Strategi Penyelamatan Kapolri
Novel Baswedan Menjawab Isu Tuduhan Taliban dan Pemecatan Satpam KPK
Cerita Eks Petinggi KPK Berniat Terjun ke Politik dan Wacana Mendirikan Parpol
Mau Bikin Partai, Eks Pegawai KPK Segera Temui Ketum Parpol

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami