Polri Masih Lengkapi Berkas Tersangka Petinggi ACT

Polri Masih Lengkapi Berkas Tersangka Petinggi ACT
Kombes Nurul Azizah. ©2022 Dok Foto Pribadi Nurul Azizah
NEWS | 12 September 2022 16:10 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Dittipideksus Bareskrim Polri masih melengkapi berkas terhadap empat tersangka para petinggi yayasan amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam kasus dugaan penyelewengan dana bantuan.

"Selanjutnya update pada saat ini penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri sedang melengkapi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Senin (12/9).

Adapun perlengkapan berkas oleh penyidik dilakukan menyusul keputusan jaksa menyatakan berkas terkait kasus penyelewengan dana bantuan dari Boeing untuk korban kecelakaan Lion Air JT-610, untuk dilengkapi kembali atau P-19.

"Terhadap berkas perkara P-19 yayasan ACT," ujar Nurul.

Sebelumnya, Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmaji mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu telah menyerahkan berkas tahap satu itu terkait kasus penyelewengan dana bantuan dari Boeing untuk korban kecelakaan Lion Air JT-610.

"Iya sudah kita limpahkan atau tahap satu," ujar Andri saat dikonfirmasi Selasa (16/8).

2 dari 2 halaman

Andri menjelaskan bahwa pelimpahan berkas perkara keempat tersangka yakni Mantan Presiden ACT, Ahyudin; Presiden ACT, Ibnu Khajar; Ketua pengawas ACT pada 2019-2022, Heryana Hermai; serta anggota pembina dan Ketua Yayasan ACT, Novariadi Imam Akbari telah dilakukan pada Senin, 15 Agustus, kemarin.

Usai dilakukan pelimpahan atau tahap satu, maka berkas kemudian akan diteliti oleh jaksa guna memeriksa kelengkapan berkas perkara baik materiil dan formil.

"Sudah kita limpahkan hari Senin kemarin," kata Andri.

Apabila, nantinya dinyatakan lengkap, maka penyidik akan melakukan tahap dua atau menyerahkan kewenangan tersangka dan barang bukti. Kalau sebaliknya, penyidik mesti melengkapi berkas perkara tersebut.

Sekedar informasi jika dalam kasus ini telah ditemukan sebanyak Rp107,3miliar dana yang diselewengkan ACT, tersebut bertambah dua kali lipat dari semula Rp68 miliar. Dana itu bersumber dari bantuan Boeing dengan total Rp138 miliar. (mdk/eko)

Baca juga:
Peran Ahyudin dan Ibnu Khajar dalam Selewengkan Dana ACT dan Donasi Korban Boeing
Muncul Kasus ACT, Kemensos Kaji Regulasi Pengumpulan Uang dan Barang
Polri Limpahkan Berkas Empat Tersangka Kasus ACT ke Kejagung
Dana Boeing yang Diselewengkan ACT Bertambah jadi Rp107,3 Miliar
PPATK: ACT Terima Donasi Rp1,7 Triliun, 50 Persen buat Beli Vila dan Rumah
PPATK Duga 176 Lembaga Filantropi Lakukan Penyelewengan Dana

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini