Polri Siap Bantu Kemlu Bebaskan WNI Diculik Abu Sayyaf di Filipina

PERISTIWA | 22 Februari 2019 12:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polri memastikan pihaknya siap membantu pembebasan warga negara Indonesia (WNI) yang diculik kelompok bersenjata di Filipina. Saat ini, Polri tengah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI sebagai leading sector penanganan kasus tersebut.

"Polri pada prinsipnya akan membantu sepenuhnya. Leading sector kan Kemenlu. Kami sedang koordinasi dengan tim diplomasi," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Liputan6.com, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan dua pria, yang diduga warga negara Indonesia tak berdaya ditodong dengan golok.

Keduanya tak mengenakan pakaian dan mata ditutupi dengan kain hitam. Di sekeliling dua pria itu tampak sejumlah orang bertopeng yang membawa senjata di duga kelompok teroris pimpinan Abu Sayyaf di Filipina.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal membenarkan video yang memperlihatkan dua orang Indonesia disandera komplotan bersenjata.

Iqbal menyatakan, dua orang itu ditangkap saat sedang menangkap ikan di perairan Sandakan, Sabah, Malaysia pada 5 Desember 2018. Mereka berlayar bersama seorang warga negara Malaysia.

Iqbal menyatakan, keduanya diculik kelompok bersenjata di Filipina Selatan. Mereka adalah warga asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara, bernama Hariadin dan Heri Ardiasyah.

Hingga kini, Kementerian Luar Negeri belum berhasil membebaskan mereka.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
Menhan Hubungi Filipina, Bahas 2 WNI Diculik Kelompok Abu Sayyaf
Kemlu Pastikan WNI Sandera Abu Sayyaf yang Videonya Viral asal Wakatobi
Satu Nelayan WNI Kembali Dibebaskan dari Tawanan Abu Sayyaf Setelah Disandera 5 Bulan
WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tahun Lalu Akhirnya Dibebaskan
Ramai di Medsos, Polri Cek Kabar WNI Disandera Teroris Abu Sayyaf
1 WNI yang Disandera Kelompok Bersenjata Filipina Berhasil Dibebaskan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.