Polri Terbitkan Aturan Terkait Kepemilikan Barang Tergolong Mewah

PERISTIWA | 17 November 2019 10:29 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Mabes Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Nomor : ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM. Surat telegram tersebut dikeluarkan terkait peraturan disiplin anggota Polri soal kode etik profesi.

Surat telegram tersebut dikeluarkan selain terkiat soal kode etik profesi juga soal kepemilikan barang yang tergolong mewah oleh Pegawai Negeri pada Polri.

Dalam surat telegram dengan Nomor : ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM tersebut berbunyi :

Sehubungan dengan ref tersebut di atas, disampaikan kepada KA bahwa Polri sebagai aparat negara bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat harus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui penerapan pola hidup yang sederhana dengan tidak bergaya hidup mewah, menunjukkan hedonisme dalam kehidupan sehari-hari, baik di internal institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, Pegawai Negeri pada Polri harus menyesuaikan kemampuan ekonomi sebagai cerminan sifat prihatin untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial dalam kehidupan bermasyarakat, dalam rangka mewujudkan aparatur negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, agar memedomani pola hidup sederhana.

1. Tidak menunjukkan, memakai, memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

2. Senantiasa menjaga diri, menempatkan diri pola hidup sederhana di lingkungan institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.

3. Tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

4. Menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.

5. Menggunakan atribut Polri yang sesuai dengan pembagian untuk penyamarataan.

6. Pimpinan kasatwil, perwira dapat memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, tidak memperlihatkan gaya hidup yang hedonis terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

7. Dikenakan sanksi yang tegas bagi anggota Polri yang melanggar.

Baca juga:
Kebijakan Kapolri Idham Azis Copot Kapolres yang Minta Proyek Harus Dikawal
Tangani Kejahatan Siber dan Hoaks, Polri Dinilai Perlu Bentuk Badan Khusus
Polisi Sebut 1 dari 4 Terduga Teroris di Banten Karyawan BUMN
Bakal Dipimpin Komjen, Ini Sejarah Brimob dari Era Jepang Hingga 3 Kali Ganti Nama
Posisi-posisi Strategis Ini Dulu Diisi Jenderal Bintang Dua Kini Tiga
Ini Sejarah Kepangkatan Komandan Brimob dari Zaman Bung Karno Hingga Jokowi

(mdk/fik)