Polri Tunggu Polisi Malaysia soal Video Surat Suara Tercoblos

PERISTIWA | 14 April 2019 22:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengaku belum mengetahui kapan pengumuman oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) mengenai hasil investigasi surat suara yang telah tercoblos.

"Coba besok koordinasi dengan staf KBRI aja dulu. Soalnya itu ranahnya PDRM karena yuridiksi mereka," kata Dedi di Jakarta, Minggu (14/4).

Kendati begitu, dia menyebut tim Bareskrim Mabes Polri sudah berkoordinasi dengan PDRM mengenai kasus tersebut. Proses investigasi pun masih berlanjut, sehingga belum dapat menyampaikan temuan sementara.

"Baru besok akan dibuat suatu kesimpulan sementara hasil pemeriksaan para pihak kemudian analisa barang bukti yang ditemukan di lapangan," ucapnya.

Sebelumnya, beredar luas video berdurasi singkat yang menampilkan masyarakat setempat menggerebek sebuah ruko kosong yang disebutkan berada di kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia.

Di dalam ruko itu ditemukan sejumlah kantong berisi surat suara yang diduga sudah dicoblos untuk pemilihan presiden pasangan tertentu.

Tidak hanya itu ditemukan juga surat suara yang tercoblos untuk beberapa nama calon anggota legislatif dari partai politik tertentu.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mewaspadai Celah Kecurangan Pemilu
Akses Sulit, KPU tak akan Hitung Surat Suara Diduga Tercoblos di Kuala Lumpur
KPU Belum Dapat Izin Periksa Surat Suara Tercoblos dari Polisi Diraja Malaysia
Djoko Santoso Duga Surat Suara Tercoblos Tidak Hanya di Malaysia
AHY Sebut Surat Suara Tercoblos Di Malaysia Coreng Nama Baik Indonesia

(mdk/eko)