Polsek Tambelangan Dibakar, Kapolda Jatim Kumpulkan Tokoh-tokoh di Sampang

PERISTIWA | 23 Mei 2019 10:06 Reporter : Moch. Andriansyah

Merdeka.com - Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan akan mengumpulkan tokoh agama dan masyarakat di Sampang, Madura, terkait peristiwa pembakaran Polsek Tambelangan oleh sekelompok massa, Rabu (22/5) malam.

Kamis (23/5) pagi ini, jenderal polisi bintang dua tersebut langsung bertolak ke Sampang usai berkoordinasi dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe Prasetja Boedi di Mapolda Jawa Timur.

"Kita ini mau ke Sampang melihat langsung lokasi yang kejadian tadi malam, dan ketemu dengan tokoh-tokoh agama, ya tokoh masyarakat, dan tokoh-tokoh lain yang sekarang sudah berkumpul di Polres," ungkap Luki.

Luki tak menjelaskan detail penyebab dan identitas kelompok melakukan kerusuhan di Tambelangan. Termasuk kronologi kejadiannya.

"Tunggu setelah dari lapangan," ucap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga turut ke Sampang bersama Pangdam V Brawijaya.


Sebelumnya, Rabu (22/5) sekitar pukul 22.00 WIB, Polsek Tambelangan digeruduk dan dilempari massa. Setengah jam kemudian dibakar massa yang jumlahnya terus bertambah.

Dalam insiden ini, satu orang atas nama Sahran (17), warga Desa Barunggagah, dikabarkan mengalami luka tembak di bagian pergelangan tangan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca juga:
Pasukan Oranye Bersihkan Sisa Bentrokan di Bawaslu
Update Layanan KRL, TransJakarta dan MRT di Jakarta Hari ini Pasca Aksi 22 Mei
Pagi Ini, Thamrin Masih Ditutup & Pasukan Oranye Bersihkan Puing Sisa Demo
Sisa Demo Berujung Ricuh, Tembok Belakang Gedung Bawaslu Berlubang
Jalan KS Tubun dan Brigjen Katamso Sudah Kembali Normal
Aksi Perang Petasan Warnai Bentrokan di Bawaslu
Saat Perempuan Misterius Memaksa Dekati Gedung Bawaslu

(mdk/gil)