Poros Cikeas pasang badan soal tudingan Agus eksperimen politik

PERISTIWA | 27 September 2016 05:06 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Partai poros Cikeas ramai-ramai membantah tudingan Agus H Yudhoyono sebagai eksperimen politik. Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli menceritakan detik-detik pengusungan Agus.

Jumat malam lalu, di sela elite politik poros Cikeas menggelar rapat. Dalam rapat tersebut, nama Agus sudah dimunculkan. Waketum Demokrat Syarif Hasan disebut sebagai pihak yang pertama kali mengusung nama Agus.

SBY lantas berkoordinasi dengan keluarga bahkan meminta pertimbangan ke petinggi Demokrat.

Kata Nachrowi, setelah berkoordinasi, pihak keluarga berinisiatif menanyakan kesediaan Agus dicalonkan. Menurut Agus saat itu, dirinya merespons pencalonan tersebut dengan tangan terbuka.

"Alangkah kagetnya kita saat ditelepon oleh keluarga ada dua kata Agus, 'jika ini bermanfaat bagi masyarakat saya siap'. Kedua, 'saya coba menata hati saya supaya mampu melaksanakan amanat ini'," ujar Nachrowi mengikuti ucapan Agus saat itu.

Bagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, pengusungan Agus sebagai jawaban atas kebutuhan warga Ibu Kota yang memimpikan pemimpin tangguh.

"Kombinasi antara generasi mudah yang tangguh, fresh yang memberikan harapan dipadu dengan seorang karier, maka kita sepakat dari koalisi adalah Mas Agus berpasangan dengan Ibu Sylviana Murni," kata Cak Imin membacakan hasil rapat di kediaman Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu.

Sementara PPP memiliki empat alasan. Pertama PPP melihat kepribadian dan kemampuan memimpin Agus selama di dunia militer. kedua, latar belakang pendidikan, dan terakhir melihat lingkungan Agus.

"PPP sebagai partai pengusung simpel saja melihatnya, sosok ini seperti apa, kepribadiannya seperti apa. Kemudian kalau pun kita belum melihat tapi kemampuannya seperti apa. Latar belakang pendidikannya seperti apa, terus lingkungannya seperti apa, sudah itu saja. Kalau semua positif bagus kenapa enggak," kata Sekjen PPP Arsul Sani kepada merdeka.com, Senin (26/9).

Wasekjen PKB Daniel Johan juga membantah penunjukkan Agus adalah eksperimen politik poros Cikeas. Daniel menegaskan nama Agus dipilih karena melihat kelebihan dan kualitasnya yang dinilai terbaik dari semua tokoh yang dipertimbangkan.

"Kalau PKB sih enggak eksperimen ya. Karena nama Agus muncul dan kemudian ada pembahasan kelebihan dari calon yang ada, disepakati Agus terbaik," kata Daniel.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari menilai penunjukan Agus sebagai bakal calon gubernur sebagai eksperimen politik. Dia mengatakan diusungnya nama Agus menunjukkan poros Cikeas kesulitan mencari lawan tangguh Ahok.

"Parpol kesulitan mencari lawannya ahok, makanya mereka mencari wajah baru. Untuk sosok yang terlanjur disosialisasikan ternyata elektabilitasnya tidak terlalu meningkat dan diperkirakan akan sulit berkembang, jadi lebih baik mencari wajah baru, melakukan eksperimen politik," kata Qodari di Warung Daun, Cikini.

Wasekjen PKB bantah Agus menjadi eksperimen politik poros Cikeas

PPP sebut Pilgub DKI bukti parpol legowo tak usung kader

Kubu Ahok sentil Agus dan Anies, mimpin DKI tak cukup modal tampang

Nachrowi Ramli minta Agus tidak meremehkan kekuatan lawan

Tolak dukung Agus Yudhoyono, Ruhut bilang 'Kalau Ibas aku dukung'

Ini 4 alasan PPP akhirnya jatuhkan pilihan pada Agus Yudhoyono

(mdk/cob)