Positif Corona, 11 Santri Pondok Pesantren di Depok Diisolasi

Positif Corona, 11 Santri Pondok Pesantren di Depok Diisolasi
PERISTIWA | 13 Agustus 2020 15:55 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok (GTPPC) Dadang Wihana membenarkan kabar perihal belasan santri Pondok Pesantren Al Hikam Depok yang terindikasi positif Covid-19. Hal itu diketahui setelah dilakukan swab tracing terhadap santri yang melakukan kontak dengan yang sebelumnya terindikasi juga.

"Pada tanggal 2 Agustus dilakukan swab tracing kontak erat oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, dan didukung oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Kemenkes terhadap 139 orang," kata Dadang, Kamis (13/8).

Dia menyebut ada 11 kasus terkonfirmasi saat ini di Ponpes tersebut. Dari hasil swab pada 2 Agustus diketahui enam kasus yang terkonfirmasi. "Dari hasil swab tracing diperoleh 6 case positif. Jadi dengan case awal 30 Juli total case menjadi 11," ucapnya.

Dadang mengatakan, para santri itu sudah diisolasi di rumah sakit. "Semua case positif sudah difasilitasi untuk isolasi RS di RS Citra Medika," katanya.

Pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap Ponpes tersebut. "Saat ini masih dalam pemantauan gugus tugas, camat, lurah, puskesmas dan satgas KSC," ucapnya.

Dikatakan, saat swab dilakukan pula proses KIE (penyuluhan) dan dekontaminasi. Kegiatan ini dilakukan oleh GTPPC Depok didukung Satgas Kampung Siaga Covid RW dan Kelurahan Kukusan. "Kegiatan ini untuk melakukan dekontaminasi , memantau proses isolasi mandiri kontak erat dan support logistik," pungkasnya. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami