Positif Corona, Pejabat di Karawang Berbagi Tips untuk Lawan Covid-19

Positif Corona, Pejabat di Karawang Berbagi Tips untuk Lawan Covid-19
PERISTIWA | 3 April 2020 09:43 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Salah seorang pasien positif Covid-19, Asep Aang Rahmatullah, juga sebagai pejabat di Pemkab Karawang kini kondisinya berangsur membaik. Asep yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Karawang juga memberikan tips untuk bangkit dan berjuang melawan virus corona. Melalui akun media sosial, Asep meminta seluruh masyarakat agar tidak panik dengan kondisi serta situasi saat ini.

Plt Kepala Diskominfo tersebut telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada (24/3), bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Sebelum menjalani perawatan di RSUD Karawang, Asep juga diisolasi RS Paru Jatisari Karawang selama 7 hari.

Selama dalam perawatan, dia menyebutkan terus berjuang melawan virus corona dengan pengawasan tim medis rumah sakit pemerintah itu.

Asep juga menyebutkan jika orang seperti dia, terpapar Covid-19 bukanlah aib baik bagi pribadi maupun keluarga. Sehingga yang awalnya sempat cemas, kemudian mampu melawannya dengan rasa percaya diri.

"Menjadi pengalaman berharga, kondisi semakin hari semakin membaik setelah menjalani perawatan," kata Aang, Jumat (3/4).

Aang menyebutkan, virus tersebut akan mudah menjangkit jika orang dalam kondisi panik dan resah sehingga menimbulkan ketakutan yang berlebih. Pada saat itu daya tahan tubuh menurun sehingga virus corona dengan mudah menjangkit.

"Jangan merasa kecemasan akut, karena bakal bikin stres akhirnya tubuh lemah imun turun, peluang bagi virus masuk dalam tubuh," katanya.

Untuk itu berdasarkan pengalamannya, ia menegaskan kalau imunitas tubuh kuat, tidak panik, maka akan menghambat virus corona.

Namun demikian, sebelumnya diakui Asep, ia juga merasa ketakutan yang berlebih apalagi dengan pakaian petugas medis seperti astronot. Sehingga hatinya sempat khawatir hingga akhirnya hanya bisa pasrah.

"Rasa takut yang ada saat itu manusiawi karena kabarnya virus corona ini sangat mematikan. Namun sejak awal dinyatakan positif belajar ikhlas menghadapinya," tulis Asep. (mdk/cob)

Baca juga:
Presiden China Telepon Jokowi: Indonesia Pasti Mengalahkan Wabah Covid-19
Tiga Kali Berturut-turut Tak Salat Jumat Akibat Virus Corona, Gimana Hukumnya?
Telepon Jokowi, Presiden China Xi Jinping akan Bantu Indonesia Atasi Pandemi Corona
Pandemi Corona, Mahasiswa Terancam DO Diberi Kesempatan Tambahan 1 Semester
Mahalnya Biaya Rumah Sakit Pasien Corona di Amerika, 6 Hari Dirawat Bayar Rp1 Miliar
Penjelasan MUI Soal Tidak Salat Jumat Tiga Kali Berurutan
Bahagia Sembuh dari Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami