Positif Corona, Wakil Bupati Bantul Dikarantina di RSUD Panembahan Senopati

Positif Corona, Wakil Bupati Bantul Dikarantina di RSUD Panembahan Senopati
Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock
PERISTIWA | 25 Januari 2021 10:28 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih positif Covid-19. Saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Panembahan Senopati di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Semuanya baik-baik saja, tak ada demam, tak ada pusing, tak ada sesak napas," kata Abdul Halim dalam unggahan di akun resmi Instagram Pemerintah Kabupaten Bantul, Senin (25/1).

Abdul Halim pada Jumat (22/1) malam curiga dirinya terinfeksi virus corona karena tidak mencium bau wangi saat menyemprotkan parfum ke baju yang dikenakan.

Dia lantas menuju ke dapur untuk mengecek kondisi indra perasanya dengan mencicipi gula dan garam, serta mendapati dirinya tidak merasakan rasa gula dan garam. Abdul Halim pun kemudian menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19.

"Saya terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa saya ketahui dari mana dan kapan virus itu menulari," katanya.

Setelah dikonfirmasi terinfeksi virus corona, ia menjalani karantina di RSUD Panembahan Senopati. Indra penciuman dan perasanya mulai pulih setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

"Sudah bisa bedakan antara gula dan garam, antara parfum dan Rheumason," katanya.

Ia mengatakan bahwa Covid-19 bisa menyerang siapa saja. Ia meminta warganya disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan penyakit itu.

"Jangan ambil risiko. Tetap bermasker di manapun Anda berada, karena penyebaran kini tak lagi melalui droplet dan kontak erat. Waspadalah," katanya.

Menurut data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul, jumlah warga Bantul yang positif tertular pada Minggu (24/1) total 5.443 orang, dengan perincian pasien yang sudah sembuh 4.197 orang, pasien yang meninggal dunia 149 orang, serta pasien yang menjalani isolasi mandiri atau perawatan di rumah sakit 1.097 orang. (mdk/cob)

Baca juga:
Hingga Akhir 2021, Bima Arya Prediksi Ada 11.000 Kasus Covid-19 di Kota Bogor
PPKM dan Protokol Kesehatan Ketat Diyakini Solusi Kendalikan Covid-19
LaporCovid-19 Minta Pemerintah Cari Solusi RS Penuh di Jabodetabek
Jokowi Bersyukur Indonesia Bisa Kendalikan Krisis Kesehatan dan Ekonomi
Kasus Aktif Covid-19 di DKI Tembus Angka Tertinggi, Melonjak 34 Persen
DPR Minta Pemerintah Perbaiki Karantina WNI dari Luar Negeri

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami