PP Muhammadiyah Soal Penghapusan UN: Jangan Ada Kesan Ganti Menteri Ganti Kebijakan

PERISTIWA | 4 Desember 2019 23:15 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir menyampaikan pesan kepada Menteri Pendidikan Nadiem Makarim terkait rencana penghapusan Ujian Nasional (UN).

"Saya yakin Pak Mendikbud juga akan meminta masukan-masukan dari berbagai pihak agar sistem itu semakin lama semakin bagus," ucap Haedar di Kantornya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).

Haedar berharap Nadiem dapat mengambil keputusan yang tepat terkait wacana penghapusan UN. "Supaya tidak ada kesan bahwa ganti menteri ganti kebijakan, nah di situ lah saya pikir kita perlu mengkaji secara komprehensif," ujarnya.

Menurut Haedar soal kebijakan pendidikan itu perlu dikaji secara seksama, karena menurutnya pendidikan merupakan hal yang menyangkut membangun karakter anak bangsa.

"Kami berharap agar ada kontinuitas karena masalah pendidikan itu masalah yang menyangkut membangun karakter kemudian mencerdaskan akal budi, sekaligus juga tentu membangun life skill yang kaya," katanya.

Haedar menyampaikan ke depannya bila pengkajian sudah dilakukan harus ada basis sistem yang berkelanjutan, sehingga akan menghasilkan pendidikan di Indonesia lebih baik lagi.

"Pendidik kita semakin lebih baik, lebih unggul, lebih berkarakter dan tentu bahwa lulusan pendidikan di Indonesia harus bermanfaat untuk banyak kepentingan," tutup Haedar. (mdk/bal)

Baca juga:
VIDEO: Tanggapan Wapres Ma'ruf Amin Soal Wacana Penghapusan Ujian Nasional
Wapres Ma'ruf Nilai Wacana Penghapusan UN Harus Dikaji Secara Matang
Nadiem Mau Hapus UN, Komisi X DPR Ingatkan Ada UU Sisdiknas
Penghapusan Ujian Nasional Tak Bisa Dilakukan 2020
Nadiem Ungkap Alasan Wacana Penghapusan UN
VIDEO: Penghapusan Ujian Nasional Belum Final

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.