PPATK Siap Beberkan Temuan Duit Disimpan di Kasino ke Penegak Hukum

PPATK Siap Beberkan Temuan Duit Disimpan di Kasino ke Penegak Hukum
Sertijab Kepala PPATK. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
NEWS | 17 Desember 2019 16:40 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencium adanya transaksi keuangan yang dilakukan sejumlah kepala daerah di luar negeri untuk kemudian disimpan di rekening kasino.

Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin, mengatakan bakal membeberkan secara mendetail hasil temuan timnya tersebut penegak hukum yang berwenang. Hal tersebut, kata dia, merupakan bagian dari proses penindakan.

Atas dasar itu, dia mengaku tidak dapat menyampaikan informasi detail terkait temuan pihaknya kepada publik. "Itu enggak bisa menjelaskan secara detail. Kalau saya menjelaskan secara detail, itu saya sudah masuk ke ranah penindakan," kata dia, saat dihubungi Merdeka.com, Selasa (17/12).

Dia memiliki berbagai macam informasi terperinci terkait transaksi tersebut. Informasi tersebut nanti akan disampaikan pihaknya kepada penegak hukum.

"Kalau itu (informasi detail) saya menyampaikan bukan ke ruang publik. Saya menyampaikan ke penegak hukum. Sejak kapan itu dilakukan. Oleh siapa? Di mana? Bagaimana? Itu urusan setelah masuk ke penindakan," ungkapnya.

Menurut dia, pengungkapan temuan tersebut kepada publik merupakan upaya pencegahan yang dilakukan pihaknya. Dengan begitu, dapat menimbulkan efek jera.

Tak hanya itu. Informasi temuan yang disampaikan ke publik, lanjut dia, juga untuk membuat masyarakat sadar akan adanya pola baru dalam menyimpan dana dari kegiatan ilegal di kasino luar negeri.

"Nah tujuannya seperti itu. dan juga untuk memberi tahu masyarakat ada pola baru menyimpan dana-dana dari kegiatan yang ilegal ke kasino," jelas dia.

"Sehingga masyarakat itu aware (sadar), dia bisa melihat oh orang begini-begini bisa juga menyimpan ini pada tempat pencucian uang," tandasnya.

2 dari 2 halaman

KPK Kantongi Kepala Daerah Simpan Duit di Kasino

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengaku mengetahui identitas kepala daerah yang melakukan praktik cuci uang di kasino.

"Yang saya tahu orangnya satu itu," katanya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/12).

Menurutnya, identitas kepala daerah tersebut didapat berdasarkan penanganan sebuah kasus. Bahkan anak buah si kepala daerah itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ada kasus yang ditangani. Jadi rasanya, anak buahnya sudah ada yang jadi tersangka. Semoga nanti pengembangannya ke sana," jelasnya.

Hanya saja, Agus menyatakan tidak mengetahui siapa sebenarnya kepala daerah yang dimaksud oleh PPATK. Dia juga enggan membeberkan kasus yang berkaitan dengan perkara tersebut.

"Kalau yang lain saya belum tahu," tutupnya.

Baca juga:
DPR akan Panggil Mendagri Terkait Duit Kepala Daerah di Kasino
PPATK: Orang Judi Beli Koin, Kepala Daerah Titip Uang di Kasino
KPK: Anak Buah Kepala Daerah Simpan Duit di Kasino Sudah Tersangka
Temuan Kepala Daerah Simpan Duit di Kasino Jangan Berhenti di PPATK!
PPATK Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Lagi Main-main!
PPATK Mau Bikin Kapok Kepala Daerah yang Simpan Uang di Kasino

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami