PPDI: Penyandang Disabilitas Paling Terdampak Selama Pandemi Covid-19

PPDI: Penyandang Disabilitas Paling Terdampak Selama Pandemi Covid-19
PERISTIWA | 3 Desember 2020 23:06 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Tanggal 3 Desember 2020 diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional. Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda banyak negara, semua masyarakat sangat merasa dampaknya tak terkecuali para penyandang disabilitas.

"Jika dianalisis lebih dalam, disabilitas paling serius terdampak COVID-19. Baik aspek sosial, ekonomi dan sebagainya," kata Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gufroni Sakaril, pada puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (3/12).

Menurutnya, di saat kondisi tanpa pandemi saja para penyandang disabilitas sulit mendapatkan pekerjaan, terlebih lagi di masa pandemi. Akibatnya, banyak penyandang disabilitas yang pendapatannya berkurang bahkan terpaksa kehilangan mata pencarian di tengah keterbatasan mereka.

Begitu pula jika mereka terpapar COVID-19 dan harus menjalani isolasi mandiri, para penyandang disabilitas akan kesulitan tanpa ada pendamping.

Meskipun demikian, Gufroni masih bersyukur pemerintah melalui kementerian dan lembaga masih memberikan perlindungan sosial berupa sembako maupun bantuan tunai.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah, badan usaha, organisasi dan lembaga-lembaga sosial lainnya di masa pandemi memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas untuk bertahan di situasi sulit saat ini.

PPDI, ujar Gufroni, berterima kasih kepada dunia usaha, perguruan tinggi dan masyarakat luas yang telah banyak membantu dalam upaya perlindungan serta pemenuhan hak-hak disabilitas di tengah pandemi Covid-19.

"Mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berlalu dan kita bisa menata kehidupan yang lebih baik serta lebih inklusif," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi pemerintah yang hingga Desember 2020 setidaknya telah menyelesaikan enam Peraturan Pemerintah (PP) serta dua Peraturan Presiden (Perpres) sebagai amanat Undang-Undang nomor 8 tahun 2016 tentang Disabilitas.

Ke depan, para penyandang disabilitas terus berharap akan ada lagi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yang memerhatikan keberadaan penyandang disabilitas.

Dengan kebijakan atau melalui PP maupun Perpres tersebut bisa menjadi wadah percepatan pemenuhan hak-hak disabilitas sehingga terciptanya masyarakat inklusif di Indonesia. (mdk/lia)

Baca juga:
Guratan Indah di Balik Hening Pembatik Disabilitas
Berbagi Makanan Gratis di Hari Penyandang Disabilitas Internasional
Peringatan Hari Disabilitas Internasional Secara Virtual
Jokowi Minta KND Pastikan Penyandang Disabilitas Dapat Program Layanan Pemerintah
Jokowi Siap Terbitkan Peraturan Baru Jika Regulasi Terkait Disabilitas Masih Kurang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami