PPKM di Solo Level 2, Gibran Sebut Hotel Penuh dan Jalan Mulai Macet

PPKM di Solo Level 2, Gibran Sebut Hotel Penuh dan Jalan Mulai Macet
Hadir di Acara ISCFE, Gibran Belajar Banyak Konsep Smart City. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 15 Oktober 2021 11:12 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kebijakan PPKM di Kota Solo turun ke level 2. Sejumlah pelonggaran dilakukan dan membawa berkah bagi masyarakat dan dunia usaha. Banyaknya kegiatan yang dihelat membuat hotel-hotel di Solo mulai penuh.

Demikian juga jalan-jalan yang sempat lengang, kembali terlihat mulai padat bahkan macet di beberapa titik. Kesibukan Kota Solo juga dipicu beberapa event olahraga yang diadakan di Stadion Manahan. Yakni kompetisi Liga 2 maupun Liga 1.

"Yang jelas, selain Liga 1 dan Liga 2 kan event event budaya, pariwisata kan mulai kita adakan lagi yang sebelumnya kita pending. Efeknya hotel-hotel penuh lagi, restoran-restoran ramai lagi, jalanan macet lagi," kata Gibran kepada wartawan, Jumat (15/10).

Melihat kesibukan masyarakat tersebut, Gibran optimistis pemulihan ekonomi akan segera terwujud

"Ya Insya Allah tanda-tanda pemulihan ekonomi sudah mulai kelihatan," katanya.

Kota Solo memang dipercaya sebagai tuan rumah kompetisi sepakbola Liga 2 Grup C yang diikuti 6 tim. Selain Persis Solo, ada PSG Pati, Persijap Jepara, Hisbul Wathan Sidoarjo, PSCS Cilacap dan PSIM Yogyakarta. Pembukaan kompetisi kasta kedua sepakbola Indonesia itu juga dibuka di Solo beberapa waktu lalu.

Selain Liga 2, mulai 15 Oktober hari ini, Stadion Manahan juga dipercaya menggelar putaran kedua Liga 1. Sejumlah tim akan bertanding di Solo dalam beberapa hari kedepan. Di antaranya PSIS Semarang, Persik Kediri, PSS Sleman, Barito Putra, Persija Jakarta, Arema FC dan lainnya. (mdk/lia)

Baca juga:
BPS Sebut Mobilitas Belanja Masyarakat Alami Pemulihan
Gelar Hajatan saat PPKM Darurat, Eks Lurah di Depok Dituntut Bayar Denda Rp1 Juta
Cerita Haru dari PKL di Mataram, Pertama Kali Terima Bantuan Langsung dari Menteri
Serbuan Vaksinasi Covid-19 Diharapkan Bisa Turunkan Level PPKM di Berau
Kemenkes: Hampir Semua Daerah Terjadi Peningkatan Pergerakan Masyarakat
Wali Kota Malang Bayar Denda Langgar PPKM Rp25 Juta, Uang Masuk Kas Daerah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami