PPKM Diperpanjang, Mudik ke Solo akan Dikarantina 5 Hari

PPKM Diperpanjang, Mudik ke Solo akan Dikarantina 5 Hari
pos pengawasan larangan mudik. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki
PERISTIWA | 20 April 2021 00:03 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Hasil rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo hari ini memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Surat edaran (SE) terkait aturan tersebut segera diberlakukan mulai hari ini hingga 2 Mei 2021.

Salah satu poin dalam aturan PPKM tersebut diantaranya mengatur terkait mudik Lebaran. Dimana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal melakukan karantina warga luar daerah yang nekat mudik Lebaran selama 5 hari di Solo Teckno Park (STP).

"Kami akan melakukan karantina selama lima hari bagi warga Solo yang nekat mudik Lebaran," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) di Balai Kota Solo, Senin (19/4).

Ahyani mengatakan, aturan karantina tersebut sebagai upaya menindaklanjuti kebijakan larangan mudik pada tanggal 6-17 Mei. Bagi pemudik yang hasil tes antigennya positif akan langsung dikarantina 14 hari di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

"STP kita jadikan lokasi karantina bagi pemudik yang negatif. Kalau yang positif dikarantina di Asrama Haji Donohudan,"terangnya.

Ahyani menyampaikan untuk pemudik yang negatif corona boleh melakukan karantina di hotel, dengan syarat harus membayar sendiri. Untuk warga yang terlanjur mudik, akan dijemput oleh tim Jogo Tonggo di tingkat RT/RW.

"Kita akan mengoptimalkan Jogo Tonggo di tingkat RT/RW. Mereka akan mengawasi warganya masing-masing. Kalau ada yang nekat mudik langsung dijemput dan dibawa ke STP," tandasnya.

Sementara itu untuk pemudik yang tiba sebelum tanggal 6-17 Mei, Ahyani mengaku tak bisa berbuat banyak dalam memberikan sanksi. Karena kewenangannya ada di Pemprov Jawa Tengah.

"Kalau mudiknya cuma dalam provinsi boleh. Kita tidak boleh memutar balik. Datang ke Solo ya kita sesuaikan dengan ketentuan isolasi," pungkas Ahyani. (mdk/eko)

Baca juga:
Larangan Mudik Dinilai Tak Berdampak Siginifikan ke Sektor Pariwisata
Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021 Demi Pemulihan Ekonomi Nasional
Wagub Minta Wisata Bali Boleh Buka saat Masa Larangan Mudik Lebaran
Cegah Pemudik, Polda Jateng Lakukan Penyekatan Jalur Perbatasan Klaten Sampai Blora
Soal Larangan Mudik, Organda Harap Pemerintah Beri Stimulus ke Pengusaha Transportasi
Gubernur DIY Tidak Melarang Pemudik Pulang Sebelum 6 Mei

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami