Prajurit Paspampres TNI Nyaris Adu Tembak dengan Pengawal PM Israel

PERISTIWA | 22 Februari 2019 05:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Ini kisah lama seorang prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan pengamanan presiden (Paspampres). Menjadi Paspampres adalah tugas berat. Memastikan Presiden dan Wakilnya dalam keadaan aman. Mereka harus selalu siap siaga dalam kondisi apapun.

Seperti dalam kisah salah satu pasukan Paspampres, Sjafrie Sjamsoeddin. Kejadian yang menimpa Sjafrie saat mengawal Presiden Soeharto bisa dibilang paling menegangkan. Ia hampir adu tembak dengan pengawal PM Israel Yitzak Rabin. Berikut kisah anggota TNI tersebut:

1 dari 4 halaman

Berawal Saat Pengawal PM Israel Tak Ikuti Aturan

Felda Soeharto. ©2013 Merdeka.com/repro buku Felda Soeharto

Insiden ini berawal saat Soeharto berkunjung ke New York, Amerika Serikat. Saat itu Soeharto juga menjabat sebagai Ketua Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Salah satu personel Paspampres saat itu adalah Sjafrie Sjamsoeddin.

Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin ternyata ingin menyampaikan keinginannya untuk menemui Soeharto di hotelnya menginap. Kemudian ia dan pengawalnya dari Mossad datang untuk bertemu Soeharto. Namun cara mereka bertindak tidak mematuhi protokol keamanan dan terkesan arogan. Sehingga Rabin dan empat pengawalnya dicegat oleh paspampres Soeharto sebelum masuk lift.

2 dari 4 halaman

Pengawal PM Israel Sempat Curiga dengan Paspampres

Sjafrie Sjamsoedin. ©2016 Merdeka.com

Setelah mengutarakan niatnya dengan benar, Rabin beserta para personel Mossad itu dikawal oleh Sjafrie menemui Soeharto. Saat hendak memasuki lift terjadilah 'insiden kecil' yang cukup menegangkan.

Tiba-tiba para pengawal Rabin tidak mau satu lift dengan Sjafrie dan para personel Paspampres. Mereka curiga pada Paspampres. Padahal sebelum masuk lift, Sjafrie dan personel Paspampres lainnya sudah dikenalkan dalam protokol Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) PBB yang artinya mereka memang personel resmi pengamanan Presiden Soeharto.

3 dari 4 halaman

Sempat Adu Mulut dan Keluarkan Senjata

Sjafrie samsoeddin di Depok. ©2016 Merdeka.com

Sempat adu mulut, pengawal PM Israel dengan arogannya menodongkan senjata Uzi ke perut Sjafrie yang tetap ngotot masuk dalam lift.

Namun kalah cepat dengan kegesitan tangan Sjafrie yang lebih dulu menempelkan moncong pistol ke perut tentara Israel itu. Sambil menatap mata Sjafrie yang tangannya siap menarik pelatuk.

4 dari 4 halaman

PM Israel dan Pengawalnya Menyetujui Prosedur

PM Israel Yitzak Rabin. Times of Israel

Hampir saling serang, akhirnya pengawal PM Israel itu menyerah. Ia mengaku tak mengerti dengan prosedur pengamanan Paspampres. Apalagi mereka datang lebih awal dari jadwal yang diterima Soeharto.

"Sorry I understand it (Baik, saya paham)," ujar pentolan Mossad itu sambil menurunkan arah senjatanya. Bahkan PM Israel pun ikut cemas lantaran dua orang Paspampres lainnya juga sudah siap menumpahkan peluru.

Alhasil Yitzak Rabin rela menuruti prosedur pengamanan Paspampres dan menunggu 15 menit karena memang datang lebih awal dari jadwal diterima. (mdk/has)

Baca juga:
Kisah Para Pengawal Kepala Negara, Selamatkan Presiden dari Tembakan
4 Kisah Menegangkan Prajurit TNI Jadi Paspampres Kawal Presiden
Kisah Para Presiden di Dunia Ogah Dikawal Ketat Paspampres
Profil Maruli Simanjuntak, Jenderal Bintang Dua Sopiri Jokowi Saat Blusukan
Pengakuan Danpaspampres Jadi Sopir Jokowi saat Blusukan ke Tambak Lorok
Cerita Haji Sueb jadi 'Paspampres' Dadakan Saat Jokowi Blusukan di Tambak Lorok