Prajurit TNI AL Diingatkan Tak Unggah yang Timbulkan Keresahan di Medsos

PERISTIWA | 14 Oktober 2019 21:33 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal memberikan penekanan kepada prajurit TNI Angkatan Laut agar lebih bijak dan waspada dalam penggunaan media sosial. Hal ini disampaikan dalam upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan apel Detasemen Markas (Denma) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur.

Menurutnya, kemajuan teknologi telah memunculkan perang siber yang disertai perang informasi. Penggunaan siber atau internet telah digunakan dalam perang informasi.

Salah satu tujuannya adalah memengaruhi dan mengubah mindset (pola pikir) seseorang supaya mengikuti kehendak oknum atau kelompok tertentu melalui informasi yang diunggah di media sosial dan media online.

"Dalam menyikapi kondisi tersebut, kita dituntut harus semakin kritis, bijak dan waspada agar tidak mudah terpancing dan terhasut oleh segala bentuk informasi yang dapat merugikan diri dan organisasi Angkatan Laut," kata Zaenal dalam keterangannya, Senin (14/10).

Selain itu, ia pun mengingatkan kepada seluruh peserta upacara beserta keluarga (istri/suami dan anak) untuk tidak melakukan posting, up-loading atau sharing berita, foto, video hoaks.

"Tidak boleh juga melakukan atau menyampaikan statement, komentar, hoaks yang berpotensi menimbulkan polemik, merugikan organisasi, menurunkan citra TNI AL dan bahkan menimbulkan kebencian serta keresahan," tutupnya. (mdk/eko)

Baca juga:
VIDEO: Istri Prajurit Diminta Hati-Hati 'Main Jari' di Media Sosial
Pangdam XIV/Hasanuddin Kumpulkan Istri Prajurit: Jaga Kehormatan, Jaga Jemari!
MUI Soal Crosshijaber: Allah Melaknat Laki-Laki Menyerupai Wanita & Sebaliknya!
Ajak Pecinta Kuliner, TikTok Buat Program Jelajah Kuliner
Penembakan di Jerman Disiarkan Langsung di Twitch, 2.200 Orang Menonton
Instagram Juga Hadirkan Dark Mode di Android 10

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.