Prajurit TNI di Perbatasan Dibekali Cara Mengajar di Sekolah

PERISTIWA | 16 November 2019 00:02 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan prajurit TNI yang ditugaskan di daerah perbatasan sudah dibekali teknik mengajar di sekolah. Hal itu dalam membantu kekurangan tenaga pendidik terutama di daerah perbatasan Indonesia - Malaysia.

"Para Babinsa dan prajurit yang ditugaskan ke daerah perbatasan diharapkan dapat difungsikan untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar dalam mencerdaskan anak bangsa," kata Pangdam ketika menghadiri kegiatan Petasan di Desa Merakai Panjang, perbatasan Indonesia - Malaysia, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, seperti dilansir Antara, Jumat (15/11).

Dikatakan Nur Rahmad, selain mengisi kekosongan tenaga pendidik, TNI juga siap membantu pemerintah dalam memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan yang rusak. Menurut dia, khusus untuk bidang pendidikan dan kesehatan di daerah perbatasan, berbanding terbalik dengan kondisi yang ada di perkotaan.

Di daerah perbatasan memiliki keterbatasan mulai tenaga pendidik dan kesehatan mau pun sarana dan prasarana yang ada.

"Letak geografis juga salah satu faktor penyebab tertinggalnya bidang pendidikan dan kesehatan di perbatasan, apalagi dengan kekurangan tenaga pendidik mesti jadi perhatian serius," ucap Nur Rahmad.

1 dari 1 halaman

TNI Bantu Pemerintah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh karena itu, TNI terus berupaya membantu pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan menyiapkan prajurit TNI yang dapat membantu mengajar di sekolah.

Selain itu, pada berbagai kegiatan juga salah satunya melalui Pengabdian tanpa batas tentara di perbatasan (Petasan) telah dilaksanakan pengobatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Sehingga yang kita harapkan program Petasan itu dapat berkelanjutan dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat," katanya. (mdk/eko)

Baca juga:
Posisi-posisi Strategis Ini Dulu Diisi Jenderal Bintang Dua Kini Tiga
Bakal Dipimpin Letjen, Ini Sejarah RSPAD Gatot Soebroto Dipimpin Letkol Hingga Mayjen
Ini Sejarah Kepangkatan Komandan Brimob dari Zaman Bung Karno Hingga Jokowi
Jokowi Kumpulkan Pangdam Se-Indonesia, Instruksikan Dukung Agenda Strategis Nasional
Rakornas Indonesia Maju, Panglima TNI dan Kapolri Bicara Keamanan Negara
Kakor Brimob, Kepala RSPAD dan Danpuspom TNI Bakal Diisi Jenderal Bintang 3