Prediksi BMKG: Siklon Tropis Surigae Melemah, Mulai Jauhi Indonesia

Prediksi BMKG: Siklon Tropis Surigae Melemah, Mulai Jauhi Indonesia
Ilustrasi Siklon Tropis Surigae. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 19 April 2021 07:28 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi intensitas Siklon Tropis Surigae dalam 24 jam ke depan akan melemah. Hal itu dikarenakan siklon tersebut terus bergerak ke utara menjauhi wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menyampaikan hasil analisis Siklon Tropis Surigae yang dilakukan pada Minggu, 18 April 2021 pukul 19.00 WIB.

Dari hasil analisis tersebut, posisi Siklon Tropis berada di Samudera Pasifik timur Filipina, 13.5 Lintang Utara, 126.8 Bujur Timur (sekitar 1.140 km sebelah utara Tahunan). Demikian dikutip dari Antara, Senin (19/4).

Siklon bergerak menuju ke Barat, yakni barat laut dengan kecepatan 5 knots (9 km/jam) menjauhi wilayah Indonesia, sementara kekuatannya 115 knots (215 km/jam) dan tekanan 900 hPa.

Berdasarkan kajian itu, BMKG memprediksi posisi Siklon Tropis pada 24 jam ke depan, yakni 19 April 2021 pukul 19.00 WIB akan berada di Samudera Pasifik timur Filipina, 15.0 Lintang Utara, 126.5 Bujur Timur (sekitar 1.300 km sebelah utara Tahuna).

Siklon Tropis akan mengarah ke Utara dengan kecepatan 4 knots (7 km/jam) terus bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sementara kekuatannya berkurang menjadi 110 knots (205 km/jam) dan tekanan 905 hPa.

Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa Siklon Tropis memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.

Yakni, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir, serta angin kencang di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Barat.

Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Kalimantan Utara, Selat Makassar bagian utara, Laut Sulawesi bagian Barat, Perairan selatan Kep. Sangihe, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung-Likupang, Perairan selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, Perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Biak, hingga Jayapura, Samudra Pasifik utara Papua.

Tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, Perairan utara Kep. Sangihe, Perairan Kep.Talaud, Samudra Pasifik Utara Halmahera bagian selatan, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Kemudian, tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di Samudra Pasifik utara Halmahera bagian Utara. (mdk/lia)

Baca juga:
BMKG Prediksi Jakarta Dilanda Hujan dan Angin Kencang Hari Ini, Warga Diminta Waspada
Meski Bergerak Menjauh, Siklon Tropis Surigae Disebut Tetap Berdampak pada Indonesia
Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Kemenhub Keluarkan Maklumat Pelayaran
Angin Kencang Hantui Korsleting Kabel Saluran Listrik Tegangan Tinggi di Garut
Lapan: Siklon Surigae Berpotensi Jadi Super Taifun
Penjelasan Ilmiah BMKG soal Fenomena Hujan Es di Bekasi Sore Ini

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami