Presiden Jokowi Disarankan Isi Jabatan Kepala BIN dari Unsur Sipil

PERISTIWA | 25 Oktober 2019 23:25 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Presiden Jokowi sudah mengumumkan menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024. Beberapa pos penting seperti Kapolri juga sudah ada calon tunggal, Komjen Idham Azis.

Namun untuk Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) masih menjadi teka teki. Menurut Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rusdi Ali Hanafia, BIN butuh eksekutor berpengalaman yang siap kerja cepat, akurat dan bisa bekerja dalam senyap.

Rusdi juga mengatakan calon Kepala BIN juga mesti dekat dengan semua golongan dan terlebih kepada generasi muda. Yang terpenting, kapasitas, kapabilitas, integritas, dan loyalitasnya tak diragukan lagi. Untuk sosoknya, kata dia, bukan tak mungkin dijabat oleh unsur sipil.

"Menurut saya, Kepala BIN bisa dijabat oleh unsur sipil. Apalagi sejarah BIN juga pernah dijabat sipil. BIN era Bung Karno pernah dipimpin oleh unsur sipil, Dr Soebandrio (1959-1965). Belum lama ini juga Wakil Kepala BIN dijabat Assad Ali yang berasal dari sipil," ujar Presidium Koalisi Mahasiswa Pemuda Indonesia (KMPI) ini, Jumat (25/10) malam.

"Kami kira Suhendra Hadikuntono mampu menjabat Kepala BIN di periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi," tambah dia.

Seperti diketahui, kinerja BIN sempat disorot saat Menko Polhukam era 2014-2019 Wiranto diserang dan ditusuk oleh jaringan teroris saat berkunjung ke Pandeglang, Banten.

Baca juga:
Jokowi Hadiri Acara Musyawarah Besar Ormas Pemuda Pancasila
Wapres: Pak Jokowi Menguji Kekuatan Saya, Malam dari Jepang, Pagi Pelantikan Menteri
Mendagri Tito Terbang ke Papua Cek Stabilitas Keamanan
Relawan Apresiasi Keputusan Jokowi Tunjuk Wahyu Trenggono dan Budi Arie Jadi Wamen
Komposisi Pembagian Pos Menteri & Wamen untuk Parpol & Profesional, Siapa Terbanyak?

(mdk/ded)