Presiden Jokowi Tanda Tangani Surat Pemecatan Ferdy Sambo

Presiden Jokowi Tanda Tangani Surat Pemecatan Ferdy Sambo
Ferdy Sambo usai jalani sidang kode etik. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani
NEWS | 30 September 2022 14:25 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo sudah menandatangani surat pemecatan mantan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Ferdy Sambo. Hal itu disampaikanSekretaris Militer Presiden (Sesmilpres), Laksamana Muda TNI Hersan.

"(Surat) Sudah ditandatangani dan sudah dikirim ke ASDM (Asisten Sumber Daya Manusia) Polri, terima kasih," kata Hersan. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (30/9).

Ferdy Sambo telah dipecat melalui sidang Komisi Kode Etik PPolri (KKEP) yang digelar pada 25 dan 26 Agustus 2022. Upaya banding yang dilakukan Ferdy Sambo juga ditolak melalui sidang pada 19 September 2022.

2 dari 3 halaman

Setelah resmi dipecat, Polri melakukan proses administrasi terhadap berkas pemecatan Ferdy Sambo di Divisi SDM Polri lalu meneruskannya ke Sesmilpres.

Polri juga telah menjadwalkan pelimpahan tahap II perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dan obstruction of justice, yang menjerat Ferdy Sambo dan kawan-kawan sebagai tersangka, beserta barang bukti pada Senin (3/10) di Bareskrim Polri. Pelimpahan ini dilakukan setelah Kejagung menyatakan berkas para tersangka lengkap.

Pelimpahan tahap II ke kejaksaan itu sesuai hasil koordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) yang segera melimpahkan perkara ke pengadilan untuk disidangkan.

3 dari 3 halaman

Total ada 12 tersangka dalam dua perkara itu, yakni perkara pembunuhan berencana Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP yang ada lima tersangka, yaitu Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Maruf, dan Putri Candrawathi

Sementara terkait perkara menghalangi penyidikan atau obstruction of justice terdapat tujuh tersangka yang disangka melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 dan/atau Pasal 223 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ketujuh tersangka tersebut ialah Ferdy Sambo, Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, Kombes Pol. Agus Nur Patria, AKBP Arif Rahman Arifin, dan AKP Irfan Widyanto.

(mdk/lia)

Baca juga:
Putri Candrawathi Kaget Diadang Media, Salah Jalan Masuk Lagi ke Ruang Kesehatan
Potret Terbaru Putri Candrawathi saat Jalani Tes Kesehatan di Bareskrim Polri
Kondisi Terkini Bripka RR Jelang Sidang Perkara Kematian Brigadir J
Pengacara: Putri Candrawathi Sejak Pagi di Bareskrim Penuhi Wajib Lapor
Febri Diansyah Akan Dampingi Putri Candrawathi Wajib Lapor Hari Ini
Titik Nol Reformasi Polri, Begini Saran Pakar
Febri Diansyah akan Dampingi Istri Sambo Wajib Lapor di Bareskrim

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini