Pria 60 tahun jual jasa kerjakan PR matematika, tarif Rp 10 ribu

PERISTIWA | 15 Desember 2014 13:53 Reporter : Didi Syafirdi

Merdeka.com - Emperan kantor pos Kota Gede, Yogyakarta, kini kedatangan penghuni baru. Seorang pria paruh baya membuka lapak di sana. Namun berbeda dari yang lain, Subagyo menawarkan jasa mengerjakan pekerjaan rumah matematika.

"Saya memang gemar matematika, mau bagi-bagi pengalaman sedikit pada masyarakat," ujar pria 60 tahun itu saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (15/12).

Subagyo membuka jasa itu pada 30 November lalu. Ayah dua orang anak ini mengaku pernah mengenyam pendidikan di jurusan Teknik Kimia UGM. Dia siap membantu mengerjakan soal siswa SD, SMP dan SMA.

"Satu soal Rp 10 ribu, harganya bisa meningkat jika menurut kemampuan saya sulit," tutur penyandang difabel itu.

Namun hingga kini belum ada satu pun pelajar yang menggunakan jasanya. Justru beberapa siswa yang datang ke lapaknya meminta diajarkan secara pribadi.

"Ada yang minta saya jadi guru privat," kata Subagyo yang juga kerja di bidang percetakan itu.

Dia mengaku sudah menyukai pelajaran hitung menghitung itu sejak SMP. Dia pun berharap jasa mengerjakan soal ini bisa meningkatkan penghasilannya.

"Jika menjanjikan saya beralih. Mobilitas saya kan kurang," ungkap Subagyo yang pernah juga mengajar bahasa Inggris.

Baca juga:

Penghormatan terakhir Een dari Bupati hingga mantan Presiden

Di tengah keterbatasan, perjuangan orang-orang ini bikin terharu

Kisah heroik Faury, difabel gigih mampu sekolah hingga S3

Kisah Ahmad Faury, difabel yang gigih belajar kini jadi dosen

SBY turut berbelasungkawa atas meninggalnya guru Een Sukaesih

Een Sukaesih, guru yang lumpuh 27 tahun meninggal dunia

(mdk/did)