Pria di Tana Toraja Mengaku Nabi dan Sebarkan Ajaran Sesat

PERISTIWA | 17 Januari 2020 18:49 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Paruru Daeng Tau (47), warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan ditahan polisi lantaran menyebarkan ajaran sesat dengan mengaku sebagai nabi. Penata Urusan (Paur) Humas Polres Tana Toraja Aiptu Erwin menjelaskan, tersangka diamankan saat datang ke Mapolres untuk memenuhi panggilan kedua penyidik Satuan Reskrim Polres Tana Toraja.

"Paruru Daeng Tau datang sendiri ke Mapolres penuhi panggilan kedua penyidik, Rabu (15/1). Diperiksa intensif, disusul gelar perkara, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," kata Aiptu Erwin kepada merdeka.com, Jumat (17/1).

Pengungkapan kasus penyebaran ajaran sesat ini berdasarkan laporan dari MUI Kabupaten Tana Toraja. Setelah lakukan pengkajian, MUI kemudian mengeluarkan fatwa bahwa ajaran yang dibawa Paruru Daeng Tau adalah sesat.

Selanjutnya, MUI Tana Toraja melaporkan Paruru Daeng Tau Ke Polres Tana Toraja perihal penistaan agama di pertengahan Bulan Desember 2019. Terdeteksi, pelaku telah beraktivitas menyebarkan ajarannya itu sejak Juni hingga Juli 2019, dan ada delapan Kepala Keluarga (KK) jadi pengikutnya.

"Tersangka diduga melanggar pasal 156 huruf A KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. Kini yang bersangkutan akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Polisi Tangkap Pria Israel Pemimpin Sekte Sesat yang Jadikan Perempuan Budak Seks
Pria di Tana Toraja ini Mengaku Nabi, Salat Cuma 2 Kali dan Tak Wajib Puasa Ramadan
Pria Mengaku Rasul Jadi Tersangka, Para Pengikut Berencana Praperadilankan Polisi
Ajaran Aliran Sesat Ini Tak Masuk di Akal, Masuk Surga Saja Harus Ada Kartu Anggota
Pimpinan Aliran Sesat di Gowa Deklarasikan Diri Rasul Pada Tanggal 9-9-1999
Warga Gowa Mengaku Rasul dan Jual Kartu Surga Rp50 Ribu

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.