Pria Paruh Baya di Malaka NTT Tewas Dianiaya ODGJ

Pria Paruh Baya di Malaka NTT Tewas Dianiaya ODGJ
Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com
PERISTIWA | 22 Februari 2021 00:33 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Hubertus Tey Seran alias Nai Kiik Tey Seran (63), warga Dusun Tualaran, Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, tewas dianiaya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Sabtu (20/2). Pelaku adalah Daniel Klau (44), warga Dusun Ikumuan Utara, Desa Besikama, Kecamatan Malaka Barat.

Daniel selama kurang lebih 10 tahun mengalami riwayat penyakit gangguan jiwa yang sesekali kambuh. Salah satu warga, Samuel Faot mengaku, awalnya pelaku memasuki rumah korban melalui pintu depan.

Memegang dua buah batu, pelaku kemudian masuk ke dalam kamar dan langsung merusak sebuah lemari, serta sebuah meja rias milik korban.

Pelaku kemudian keluar lagi sambil memegang sebuah batu di tangan kanannya, korban berdiri dan hendak melawan namun pelaku langsung memukul korban dari belakang, sebanyak dua kali.

Pelaku memegang tangan korban yang sudah bersimbah darah, kemudian menyeretnya keluar dari dalam rumah.

Melihat kejadian itu warga lainnya bernama Arnoldina Nahak lari keluar rumah sambil berteriak bahwa korban sedang dianiaya pelaku.

Saat Dina ke samping rumah, dia melihat pelaku sedang memukul korban yang sudah terbaring lemas menggunakan batu secara brutal dan berulang kali.

Warga di sekitar tempat kejadian datang dan berusaha membantu korban, namun sia-sia karena pelaku melempari warga dengan batu.

Selang beberapa saat datang seorang polisi berpakaian preman dan bersama-sama masyarakat setempat mengamankan pelaku. Warga yang lain datang melihat korban yang sudah dalam keadaan luka parah, pada kepala dan wajah korban.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong. Pelaku juga ikut dilarikan ke rumah sakit, karena babak belur dianiaya warga sekitar.

Wakapolres Malaka, Kompol Ketut Saba saat dikonfirmasi, Minggu (21/2) mengaku pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian itu.

"Terjadi pembunuhan atau penganiyaan berat yang mengakibatkan orang meninggal yang dilakukan oleh Daniel Klau, terhadap korban Hubertus Tey Seran," ujar mantan Kapolsek Oebobo Kupang itu.

Ia mengakui kalau pelaku diamankan warga walau sempat melawan. "Namun karena massa banyak yang menangkap pelaku dan ada sebagian yang melempar batu, akhirnya pelaku jatuh ke tanah dan saat itu massa mengamuk karena tidak terima dengan aksi pelaku memukul korban hingga sekarat dan meninggal," tandasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Polisi Buru Pelaku Pembacokan Ibu Mertua di Lamongan
Pria di Timor Tengah Utara Aniaya Ibu Kandung, Calon Mertua dan Bakal Istri
Kondisi Membaik, Balita di Makassar yang Disiksa Kekasih Ibunya Dirawat di Safe House
KKB Aniaya Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Puncak
Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Pemukulan Petugas Rutan oleh Nurhadi
Motif Penganiayaan Pria Penuh Luka hingga Tewas di Bandung Karena Dendam

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami