Prosedur Pembersihan Pesawat Batik Air usai Bawa WNI dari Wuhan

Prosedur Pembersihan Pesawat Batik Air usai Bawa WNI dari Wuhan
PERISTIWA | 3 Februari 2020 08:05 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan menjelaskan dan mengawasi prosedur pembersihan pesawat Batik Air Airbus 330-300CEO usai membawa ratusan WNI dari Wuhan, Provinsi Hubei, China. Para WNI tersebut dievakuasi lantaran wabah virus Corona di sana. Pemerintah memastikan, semua WNI dalam kondisi sehat dan bebas virus Corona.

"Kami akan mengawasi proses mitigasi pesawat agar bersih dari kuman virus Korona," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto kepada wartawan, Senin (3/2).

Berikut prosedur mitigasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan yaitu:

1. Pesawat diparkir pada area yang berjauhan dengan pesawat yang lain (isolated area).

2. Pesawat dalam kondisi kosong (tanpa kru dan penumpang), hanya ada petugas yang akan melakukan kegiatan disinfeksi/dekontaminasi, dan petugas menggunakan alat pelindung diri lengkap.

3. Bagian pesawat utama yang akan dilakukan disinfeksi adalah kabin dan kargo/bagasi.

4. Setelah semua petugas dan peralatan disiapkan, maka dilakukan kegiatan disinfeksi dengan menggunakan dry fogger yang diisi dengan bahan disinfektan khusus (netbiokem).

5. Butiran uap dari alat fogger tersebut diharapkan dapat melingkupi (cover) seluruh area yang ada dalam kabin dan bagian kargo.

6. Setelah itu diamkan selama minimal 10 menit (contact time minimal).

7. Setelah contact time berakhir, maka pada area (tempat duduk) yang ditempati penumpang dilakukan usapan dengan menggunakan lap pendekontaminasi kering (fibertect) untuk memastikan bebas dari residu hama/kuman.

8. Pada bagian permukaan luar pesawat dilakukan disinfeksi dengan penyemprotan (menggunakan sprayer).

Novie juga menyampaikan bahwa bila semua prosedur dilaksanakan dengan baik, maka diharapkan pesawat sudah dianggap bebas dari kuman virus Corona.

"Dan setelah pesawat dinyatakan bebas dari virus korona oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan, barulah pesawat ditarik ke hanggar untuk dilakukan perawatan lebih lanjut," terang Novie. (mdk/cob)

Baca juga:
Usai Bawa WNI dari Wuhan, Pesawat Batik Air Disemprot Cairan Pembunuh Virus
Stok Makanan Menipis, 8 Mahasiswa Asal Serang di China juga Ingin Pulang
Lokasi Karantina Cuma Hanggar Pesawat, Warga Natuna Takut Kena Corona
Wabah Corona dan Tangis Ibu Demi Keluar dari Kota Wuhan Karena Anak Leukimia
Mahfud MD: Mulai Lusa, Penerbangan Dari dan Menuju China Ditutup
'WNI dari Wuhan Lebih Baik Dikarantina di Kapal Perang TNI AL'
Netizen Malaysia Ramai Sebut Pengidap Corona Akan Jadi Zombie

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami