Protes, Warga Biak Numfor Tanam Pohon dan Memancing di Jalan Rusak

Protes, Warga Biak Numfor Tanam Pohon dan Memancing di Jalan Rusak
Warga menanam pohon dan memancing di jalan rusak. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 13 Juni 2022 14:30 Reporter : Richard Jakson Mayor

Merdeka.com - Masyarakat Kampung Wardo Swan, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua protes lantaran jalan rusak. Mereka menanam pohon dan memancing di jalan yang rusak di daerah tersebut, Senin (13/6).

Koordinator Gerakan Sosial Pemuda Peduli Masyarakat Biak Barat Swandiwe, Johanes Adadikam menyebutkan, aksi mereka tersebut lantaran kesal terhadap Pemda Kabupaten Biak Numfor yang menunjuk salah satu perusahaan lokal untuk mengerjakan proyek Jalan Wardo Duber mulai tahun lalu sepanjang 6 kilometer. Namun progres pengerjaan hanya 4 KM.

"Yang dikerjakan hanya sampai 4 KM saja, sementara sisanya 2 KM tidak dikerjakan. Dan jalan dalam kondisi rusak parah," kata Johanes Adadikam.

Warga bertambah kesal lantaran tidak mendapat keterangan dari pihak kontraktor sehingga jalan 2 KM tidak dikerjakan.

Dia menegaskan, warga juga menyampaikan aksi protes kepada Pemda Kabupaten Biak Numfor, DPRD Kabupaten Biak Numfor, Pemda Kabupaten Supiori, DPRD Kabupaten Supiori dan Pemprov Papua.

"Sebab kerusakan jalan ini sepertinya diabaikan, dan kalau mau dihitung-hitung jalan ini sudah 20 tahun," ucap Johanes.

Jenis pohon yang ditanam oleh masyarakat di jalan rusak tersebut yakni kelapa, pinang, singkong, pepaya, keladi. Sementara warga juga memancing di jalan-jalan yang tergenang air. (mdk/cob)

Baca juga:
Potret Area Jogging di Tuban Rusak Parah Diterjang Ombak, BMKG Beri Imbauan Ini
Bupati Jayapura Curhat ke Jokowi, Jalan Kemiri-Depapre Dibangun Tahun Ini
Kompak Banget, Warga Bangkalan Gotong-royong Perbaiki Jalan Desa Tanpa Bantuan
Usai Diprotes Warga, Jalan Rusak di Ciampea Bogor akan Diperbaiki
Geram pada Pemerintah, Warga di Jateng Ini Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Sentil Pemda, Warga Ciampea Mancing di Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini