Proyek Pengembangan Gas di Blora Hentikan Aktivitas Usai Ledakan

Proyek Pengembangan Gas di Blora Hentikan Aktivitas Usai Ledakan
PERISTIWA | 9 April 2020 15:04 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Kompleks Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Blok Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora terbakar. Terlihat api berkobar menyembur dari salah satu cerobong. Akibat kejadian operasi di CPP Gundih dan sumur gas sudah dilakukan shutdown.

"Jadi seluruh kegiatan di lokasi tidak beroperasi untuk proses stabilitasi. Sedangkan karyawan sudah dievakuasi," kata Asset 4 General Manager PT Pertamina EP Agus Amperianto, Kamis (9/4).

Dia mengungkapkan saat ini tim PKD masih terus menjaga fasilitas CPP Gundih untuk mengamankan hingga kondisi stabil. Selain itu menghimbau kepada warga sekitar agar tidak panik.

"Semua petugas kami minta mengecek untuk segera perbaikan agar bisa beroperasional. Dan produksi gas sebesar 50 MMSCFD bisa kembali kita salurkan ke konsumen antara lain PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang dan PGN Jargas Blora dan Jargas semarang," ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Kradenan AKP Sugiarto mengatakan dalam pengamanan pemadaman, pihaknya membentuk blokade menutup akses warga.

"Kita tutup blok di jarak 500 meter. Antisipasi agar warga tidak mendekat dilokasi kejadian," terangnya.

Saat ini hanya tim ahli saja dari Pertamina yang diperbolehkan masuk ke lokasi kebakaran. Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. "Ini petugas masih meminta keterangan saksi dari pihak karyawan Pertamina," tutupnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Proyek Pengembangan Gas di Blora Terbakar, Warga Diimbau Tak Panik
Memahami Penyebab Kebakaran Hutan yang Sering Terjadi dan Cara Penanggulangannya
Rumah Terbakar di Simalungun, Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang
Kesal Ditagih Soal Kamera, Pemuda di Bandung Bakar Rumah Pemilik Jasa Sewa
Pabrik Vulkanisir Ban di Tanjung Morawa Diamuk si Jago Merah

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami