PSBB Diperpanjang, Polri Minta Masyarakat Tak Punya Keahlian Tak ke Jakarta

PSBB Diperpanjang, Polri Minta Masyarakat Tak Punya Keahlian Tak ke Jakarta
PERISTIWA | 23 Mei 2020 20:01 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polri bersama dengan TNI terus melakukan penyekatan terhadap kendaraan baik roda dua maupun roda empat di sejumlah titik cek point baik di jalan tol maupun di jalur arteri. Penyekatan dilakukan terkait larangan mudik yang sudah diberlakukan sejak 24 April 2020.

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyekatan tak hanya dilakukan di pintu keluar Jakarta saja melainkan juga di pintu masuk ibu kota. Ia juga meminta untuk masyarakat yang datang dari kampung dan tak mempunyai keterampilan khusus, diharapkan tak datang ke Jakarta.

"Kita mengharapkan bahwa adanya peningkatan arus balik yang kita lakukan terhadap berbagai produk itu melakukan pendekatan arus balik artinya apa bahwa masyarakat yang kira-kira tidak mempunyai keterampilan khusus ya ataupun yang apa namanya tidak mempunyai suatu keahlian diharapkan untuk tidak kerja karena tidak ke Jakarta. Karena kita dalam kondisi corona dan di Jakarta diperpanjang PSBB-nya sampai awal Juni," kata Argo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (23/5).

Ia pun menjelaskan, untuk titik penyekatan arus balik di sejumlah daerah seperti di wilayah Jawa Tengah yang berada di Exit Tol Sragen KM 528 dan Gate Tol Banyumanik KM 421. Lalu untuk jalur arteri ada empat daerah yakni yakni Rembang, Blora, Wonogiri, dan Sragen.

"Sementara untuk penyekatan arus balik antar kota ada 10 titik. Lalu di Polda Jawa Timur, ada penyekatan antar tol di wilayah Sragen, yakni KM 679.000. Ada di arteri, ada tujuh di Tuban, Situbondo, Cemoro Sewu, sampai Ngawi, Sragen. Ada juga penyekatan antar kota, di Pantura ada delapan, di jalur tengah ada sembilan, dan selatan ada enam," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Penyekatan

Sedangkan, untuk di wilayah hukum Polda Jawa Barat sendiri dilakukan di Tegal Karang, Plumbon, Ciperna Timur, Kanci dan Ciledug yang merupakan indikator GT Palimanan Utama. Sementara untuk jalur tol indikator Cikarang Utama ada lima lokasi dan GT Kalimata tiga lokasi penyekatan.

"Di Japek ada tiga itu di KM 47. Sedangkan di arteri ada di Sukabumi, Cirebon, Kuningan, Banjar, Ciamis. Untuk Polda Banten ada sembilan lokasi penyekatan arus balik," sebutnya.

Ia pun ingin agar masyarakat dapat mematuhi aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona yang kini masih melanda Indonesia.

"Kita berharap masyarakat untuk mentaati dengan apa menjadi program maupun yang telah disampaikan oleh pemerintah ini kita belajar ya, jangan sampai kita menjadi jadi korban itu di situ," tutupnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Anies Baswedan: Rayakan Lebaran Tahun ini dengan Teknologi
PSBB Diperpanjang, Polri Minta Masyarakat Tak Punya Keahlian Tak ke Jakarta
Jakarta PSBB, Anies Tiadakan Halal bi Halal
Pemprov DKI Diminta Ketat Terkait Penerbitan SIKM, yang Memalsukan Harus Ditindak
Satpol PP DKI Akan Pulangkan Gerombolan Warga yang Kedapatan Takbiran Keliling
Warga Padati Pasar Minggu Berburu Ragam Keperluan Sambut Lebaran
Dinas Penanaman Modal DKI Terbitkan 397 Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami