PSBB Jakarta Diduga Berdampak Pada Okupansi Hotel di Jawa Barat

PSBB Jakarta Diduga Berdampak Pada Okupansi Hotel di Jawa Barat
PERISTIWA | 23 September 2020 00:01 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat mencatat tingkat okupansi hotel menurun drastis akibat kunjungan wisatawan minim. Berkurangnya kunjungan wisata ini menyusul adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Ketua PHRI Jawa Barat, Herman Muchtar mengatakan, hingga menjelang akhir September 2020 ini rata-rata okupansi hotel di Jawa Barat hanya sekitar 15 persen. Padahal selama Agustus 2020 lalu, okupansi hotel mencapai 22 hingga 27 persen.

"Kalau bulan Agustus kemarin itu karena ada dua libur panjang di akhir pekan, tapi September ini jatuh ke bawah, ditambah lagi adanya PSBB Jakarta, sampai nanti juga diprediksi masih 15 persen," katanya di Bandung, Selasa (22/9).

Dia menilai, ada dua faktor lain penyebab tingkat okupansi menurun di Jawa Barat selain adanya PSBB di Jakarta. Dua faktor tersebut yakni karena adanya imbauan dari Gubernur Jawa Barat supaya warga dari Jakarta agar tidak datang ke Jawa Barat.

Kemudian adanya informasi yang menyebutkan bahwa hotel di Jawa Barat menolak orang dari Jakarta. Padahal, ia memastikan informasi tersebut adalah keliru, karena PHRI tidak pernah mengeluarkan pernyataan itu.

"Dari itu semua, jadi itu berdampak keras kepada kunjungan hotel di Jawa Barat, besar sekali dampaknya, jatuh sekali," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya para pengelola hotel kata...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami