PT Indocement Investigasi Penyebab Terbakar Alat Pengangkut Bahan Baku Semen

PERISTIWA | 5 Oktober 2019 19:45 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Conveyor belt milik PT Indocement terbakar di Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/10) siang. Conveyor belt merupakan ban berjalan yang digunakan untuk mengangkut material batu kapur dari lahan tambang ke penampungan pabrik.

"Iya terbakar tadi sekitar jam 1 siang. Sekarang masih pendinginan setelah dipadamkan tim pemadam dari perusahaan dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor," kata Senior Corporate Communication PT Indocement, Tunggal Prakarsa Rizki, Sabtu (5/10).

Meski tidak ada korban jiwa, saat ini pihaknya masih melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran tersebut. Namun, faktor teknis dan panasnya cuaca pada Sabtu siang tadi diduga jadi sebab kebakaran.

"Alhamdulillah tidak ada korban dan tidak mengganggu operasional juga. Karena masih pendinginan, kerugian belum bisa ditaksir belum bisa estimasi," ujarnya.

Tunggal menjelaskan, conveyor belt itu mengangkut material bahan pembuatan semen sejauh 6 kilometer. "Karena panas juga mungkin ya. Karena jarak tambang ke pabrik lumayan jauh ada sekitar 6 kilometer," tutupnya.

Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Api berhasil dipadamkan tiga jam kemudian setelah petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan pemadam dari Indocement terjun ke lokasi. (mdk/fik)

Baca juga:
Industri Semen Harap Mendapat Alokasi Batubara DMO
Pasokan Semen Berlebih, Pemerintah Diminta Tak Terbitkan Izin Bangun Pabrik Baru
Industri Semen Diprediksi Bakal Menggeliat Setelah Pemilu
Kuartal I-2019, Indocement Bukukan Penjualan Semen Domestik 4,2 Juta Ton
Indocement Bagi Dividen Rp550 per Saham ke Pemegang Saham

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.