Pukul Kentongan, Jokowi Buka Pawai Kesenian Bali

PERISTIWA | 15 Juni 2019 15:51 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 di Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala Reno, Kota Denpasar, Bali. Pembukaan ditandai pemukulan kentongan oleh Jokowi.

"Dengan memohon Rahajeng Nugraha Ida Sanghyang Widhi Wasa. Hari ini, saya membuka dan melepas pawai pesta kesenian Bali yang ke-41 tahun 2019. Matur Suksema," kata Jokowi di panggung kehormatan PKB ke 41.

Jokowi tak banyak memberikan sambutan. Dia lebih memilih menonton pawai budaya yang melibatkan 4.370 seniman. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak lupa membuat vlog di ponsel pribadinya untuk mendokumentasikan acara tersebut.

Ibu Negara Iriana beserta putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka, istrinya Selvi Ananda, dan cucu tertua Jan Ethes Srinarenda juga antusias menyaksikan pawai tersebut.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Gubernur Bali I Wayan Koster, serta duta besar dan perwakilan negara sahabat. Sejumlah ibu menteri kabinet kerja turut diajak Iriana menghadiri Pesta Kesenian Bali.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan PKB merupakan wahana untuk melestarikan dan pengembangan seni budaya masyarakat Bali. Seni budaya yang unik dan kaya sebagai warisan leluhur. Menurutnya, masyarakat Bali sangat antusias dan semangat mengikuti berbagai acara yang ditampilkan dalam PKB ini.

"Penyelenggaraan PKB tahun ini dilaksanakan sesuai visi pembangunan Provinsi Bali, yakni menuju Bali era baru. Maknanya menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya," ujarnya.

Koster juga menyampaikan, bahwa PKB 2019 kali ini mengangkat tema Bayu Pramana. Artinya memuliakan energi angin yang dikemas secara khusus. Hal ini untuk menumbuhkan kesadaran dalam memuliakan daya dan energi serta unsur alam semesta yakni udara, angin, dan nafas.

Di akhir sambutannya, Koster menyebut PKB merupakan upaya membumikan nilai Pancasila di Pulau Dewata. Menurutnya, dinamika politik yang sering membelah masyarakat bisa disatukan lagi oleh seni.

"Tapi jangan lupa ada seni yang menyatukan kita semua. Dalam PKB, mari kita kembangkan spirit kedamaian untuk memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa," ujarnya.

Selain membuka acara, Jokowi direncanakan juga akan mengikuti pawai Pesta Kesenian Bali. Acara tersebut rutin dilakukan oleh Pemprov Bali. Pesta Kesenian Bali yang memasuki tahun ke-41, akan digelar 15 Juni-13 Juli 2019. Lokasinya di Taman Budaya, Denpasar, Bali.

Tahun ini, tema yang diusung adalah ‘Bayu Pramana’. Visi tersebut sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ada 7 agenda utama dalam Pesta Kesenian Bali 2019. Ada pawai, parade, lomba, hingga pagelaran. Ada juga workshop, pameran, dan sarasehan.

Pesta Kesenian Bali 2019 akan diikuti 41 partisipan, 9 kabupaten/kota di Bali, 21 Luar daerah, dan 11 Luar negeri.

Kota Denpasar akan mengirimkan 3.000 seniman. Mereka akan mengikuti 26 materi di Pesta Kesenian Bali. Berbagai persiapan sudah dilakukan, seperti pembinaan Janger Kedaton Sumerta di Banjar Kedator Sumerta, Denpasar Timur. Para seniman asal Pulau Dewata akan menampilkan Tari Janger Kedaton. Tarian ini akan melibatkan 32 penari dan 25 orang penabuh iringan musiknya.

Pesta Kesenian Bali juga jadi media untuk melestarikan budaya. Seperti melestarikan tari Janger Kedaton. Tarian ini sudah ada sejak 1906. Janger Kedaton dikenal juga dengan nama Janger Sesungsungan Krama Banjar Kedaton. Tarian tersebut menjadi salah satu aset dan warisan budaya Denpasar.

Reporter: Lizsa Egeham

Baca juga:
Jokowi Sebut Aktivis 98 Cocok Jadi Menteri atau Dubes
Periode Kedua, Jokowi Siap Buat Keputusan 'Gila' Asal untuk Kepentingan Negara
Ditanya Tinggalkan Koalisi Prabowo, Ketum PAN Minta Tunggu Putusan MK
Kubu Jokowi: Gugatan Prabowo-Sandi Tak Perlu Ditanggapi Serius
Jawab Tuduhan Kerahkan ASN, TKN Jokowi Sebut yang Menang di Garut Prabowo

(mdk/noe)