Pulang dari Jakarta, Ibu Hamil di Padang Sidempuan Jadi PDP Virus Corona

Pulang dari Jakarta, Ibu Hamil di Padang Sidempuan Jadi PDP Virus Corona
PERISTIWA | 3 April 2020 18:42 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Seorang perempuan yang tengah hamil 6 bulan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Padang Sidempuan, Sumut. Dia kini menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit daerah setempat.

"Iya betul, (pasien) dalam keadaan hamil," kata Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/4).

Pasien ini merupakan salah satu dari 1.292 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 yang didata Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Padang Sidempuan. Irsan menjelaskan, perempuan ini pulang dari Jakarta pada 19 Maret lalu dan terdata sebagai pelaku perjalanan nomor 459.

Namun, Irsan belum dapat mengonfirmasi kabar yang menyebut pasien itu juga baru pulang dari luar negeri via Jakarta. "Saya belum dapat informasi itu," ucapnya.

Sekembalinya dari Jakarta, pelaku perjalanan nomor 459 ini sempat datang berobat RSUD Padang Sidempuan. Tenaga medis menganjurkan agar perempuan itu dirawat di sana, tapi dia menolak dan minta dirawat di rumah saja. Karena diagnosa awalnya tidak mengarah ke Covid-19, pihak rumah sakit pun mengizinkannya.

Setelah dirawat di rumah, suaminya kembali datang berkonsultasi ke rumah sakit. Pasien itu dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan, karena dari hasil foto rontgen dia diduga menderita tuberculosis. Namun, dia menolak.

Tiga hari kemudian kondisi pasien ini memburuk. Darahnya diperiksa, foto rontgen kembali dilakukan. Berdasarkan foto itu dia ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) pada Rabu (1/4).

Observasi lebih mendalam dilakukan. “Kemudian gejala klinisnya memburuk, kita uji lagi sampel darahnya. Hasil yang disampaikan dokter paru ke Gugus Tugas, pelaku perjalanan 459 harus sudah kita isolasi. Lalu setelah itu kita melakukan prosedur untuk menetapkan dia PDP, sehingga kita evaluasi dari rumah ke RSUD Padang Sidempuan tadi malam,” jelas Irsan.

Perempuan itu masih dirawat di ruang isolasi RSUD Padang Sidempuan. Swab-nya dalam proses pengiriman ke Jakarta untuk memastikan dia positif atau tidak.

"Barusan saya dapat report dari ruang isolasi kita, alhamdulillah keadaannya membaik, itu berdasarkan laporan lisan yang saya terima. Membaik," beber Irsan.

1 dari 1 halaman

Setelah perempuan itu ditetapkan sebagai PDP, Gugus Tugas langsung menelusuri interaksinya di Kota Padang Sidempuan. Lingkungan tempat tinggalnya juga disemprot disinfektan.

Sekurangnya terdapat 32 orang yang melakukan kontak erat dengannya. Mereka menjalani isolasi mandiri di rumah. "Saya masih menunggu report tentang 32 orang ini, untuk kita tetapkan ODP, PDP, atau OTG, diikuti dengan rapid test," jelas Irsan.

Sementara Direktur RSUD Kota Padang Sidempuan, Tetty Rumondang, mengatakan, PDP itu mereka rawat di bagian VIP yang dimodifikasi menjadi tiga ruangan. Sebanyak 8 ruang isolasi tengah disiapkan di rumah sakit ini. Tetty juga membenarkan PDP itu tengah hamil.

"Dia hamil 6 bulan sesak napas, batuk, demam," jelasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Sepinya Pusat Perbelanjaan di Jakarta
Pemerintah Akui APD yang Tersedia Tak Cukup Hadapi Penambahan Kasus Covid-19
Ketua KPK Wanti-Wanti Pengadaan Barang Terkait Covid-19 Transparan & Efektif
Ojol di Banyuwangi Bersyukur Dapat Kupon Makan setelah Terdampak Corona
Perusahaan Ini Beri Bantuan Tangani Virus Corona di Jakarta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami