Pulang dari Korsel Demam dan Pilek, Satu Warga Berau Diisolasi di RSUD Abdul Rivai

Pulang dari Korsel Demam dan Pilek, Satu Warga Berau Diisolasi di RSUD Abdul Rivai
PERISTIWA | 3 Maret 2020 19:30 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Seorang warga Berau, dilaporkan masuk ruang isolasi RSUD Abdul Rivai, di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur. Pasien itu sebelumnya berkunjung ke Korea Selatan, bersama 9 temannya, untuk menghadiri sebuah acara. Kesembilan orang itu, kini juga dalam pemantauan dinas ksehetan setempat.

Keterangan diperoleh merdeka.com, satu pasien itu masuk berobat di RSUD Abdul Rivai pada hari Minggu (1/3), dan masuk pengawasan Covid-19 sehari kemudian, Senin (2/3).

Pasien itu sendiri, bergejala demam, batuk dan pilek. Meski sudah berobat ke dokter praktek, gejalanya sempat tidak menunjukkan penurunan, hingga dirujuk ke RSUD Abdul Rivai untuk pemeriksaan lanjutan.

"Sembilan orang aman, 1 diisolasi. Ada gejala, tapi minimal. Masih pemantauan. Kita tunggu hasil dari Balitbangkes Kemenkes," kata Humas RSUD Abdul Rivai dr Erva Anggriana, ditemui wartawan di Tanjung Redeb, Berau, Selasa (3/3).

Erva membenarkan, pasien yang diisolasi, memang sebelumnya melakukan perjalanan dari Korea Selatan, bersama dengan 9 temannya. "Sembilan orang ini kita pantau juga," ujar Erva.

Dijelaskan, meski masuk ruang isolasi, dari pemantauan kesehatan bersangkutan cukup baik. "Saat ini pasien (di ruang isolasi) baik-baik saja. Kita isolasi supaya memudahkan penanganan. Pemantauan ini hingga 14 hari, setelah dari Korea Selatan," tambah Erva.

Diungkapkan Erva, yang tidak kalah penting saat ini, adalah menjaga privasi 10 orang itu, yang usai melakukan perjalanan dari Korea Selatan itu, agar tidak mengalami tekanan dengan orang lain sekitarnya. "Kami pantau mereka dengan grup WhatsApp. Kami berikan dukungan moril, agar tidak merasa tertekan," jelas Erva.

Erva kembali menegaskan, agar masyarakat tidak berasumsi apapun, dan menunggu hasil resmi Balitbangkes Kemenkes. "Kalau nanti hasilnya (pemeriksaan sampel pasien yang diisolasi positif Covid-19), Pak Bupati yang menyampaikan. Kalau negatif, kami yang akan menyampaikan supaya masyarakat tenang," kata Erva. (mdk/gil)

Baca juga:
Upaya LRT Jakarta Cegah Penyebaran Virus Corona
Kemenkes Sulit Lacak Peserta Dansa dengan 2 WNI Positif Corona
RSDP Serang Masih Pantau Kesehatan Satu Pasien Alami Batuk Hingga Sesak Napas
Waspada Penimbunan Stok, Masyarakat Belanja Tak Normal Bakal Diperiksa
Risma Sebut Pemkot Surabaya Timbun Masker Saat Corona Baru Menyebar di Wuhan
Ada Panic Buying, Penjualan Ritel Naik Hingga 15 Persen
Jokowi Imbau Masyarakat Agar Tidak Panik Karena Corona

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5