Pulang dari Malaysia, TKI asal Tapanuli Tengah Berstatus PDP Meninggal

Pulang dari Malaysia, TKI asal Tapanuli Tengah Berstatus PDP Meninggal
PERISTIWA | 8 April 2020 17:09 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia. Warga Tapanuli Tengah (Tapteng) itu diketahui mengalami gejala penyakit sepulangnya dari Malaysia.

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan PDP yang meninggal dunia berinisial YA (23), warga Sosor Gadong, Tapteng. Dia mengembuskan napas terakhir di RSUD Pirngadi Medan, Rabu (8/4) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Pasien ini pulang dari Malaysia sekitar 14 hari lalu. Sejak itu dia menjadi orang dalam pemantauan (ODP) puskesmas," kata Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (8/4).

Dalam perkembangannya, YA sakit dan sesak napas. YA yang mempunyai riwayat TB Paru itu kemudian dibawa ke RSUD Pandan. Sesuai prosedur, pasien itu kemudian dirujuk ke Medan. Namun mantan TKI ini akhirnya meninggal dunia.

Direktur RSU Pandan, dr Rikki Nelson Harahap, menambahkan, PDP yang meninggal dunia dimakamkan di Medan. Meskipun hasil rapid test menunjukkan hasil negatif, namun pemakamannya tetap menggunakan prosedur Covid-19.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami menyampaikan turut berduka cita. Kami berharap ini kasus pertama dan terakhir di Tapteng," tutur Bakhtiar.

Meninggalnya YA ini menambah panjang daftar PDP yang meninggal dunia di Sumut. Namun, jumlah dan daftar lengkapnya belum diungkap secara gamblang ke publik. (mdk/cob)

Baca juga:
Ramayana Depok PHK 87 Karyawan Akibat Covid-19
Setelah Jakarta Disetujui, Sejumlah Daerah Mulai Minta Izin Lakukan PSBB
Kisah Pria Malaysia Jalan Kaki 120km Usai Pulang dari Jepang Agar Tak Menulari Corona
Pemerintah Telah Periksa 15.000 Lebih Spesimen untuk Tes PCR Covid-19
Menko Muhadjir: PSBB Tak Mudah, Butuh Komitmen Pemerintah & Masyarakat untuk Patuh

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami