Pulang ke Depok, Kepala Kantor Kemenkum HAM Jateng Meninggal Terpapar Corona

Pulang ke Depok, Kepala Kantor Kemenkum HAM Jateng Meninggal Terpapar Corona
TPU Tegal Alur. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
PERISTIWA | 17 Januari 2021 04:02 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Tengah, Priyadi meninggal dunia terpapar Covid-19, Sabtu (16/1) pukul 06.45 wib. Diduga, Priyadi tertular Covid-19 ketika liburan panjang Natal dan Tahun Baru di Depok, Jawa Barat.

"Beliau meninggalnya karena terpapar Covid-19. Tertularnya saat beliau pulang ke rumahnya di Depok untuk menghabiskan waktu saat libur panjang Nataru. Sebab sejak itu almarhum belum pernah balik ke Semarang," kata Kasubag Humas Kemenkum HAM Jateng, Hasmi Saefi, Sabtu (16/1).

Dia menyebut sebelum terpapar covid-19, almarhum Priyadi mulai tanggal 23 Desember 2020, memutuskan pulang ke rumahnya Depok untuk berkumpul dengan keluarganya. Namun, 4 Januari 2021, almarhum merasa kondisi kesehatannya menurun lalu dilakukan perawatan di IGD RS Pasar Minggu, Jakarta.

"Beliau merasa mulai tidak enak badan, terus check up ke rumah sakit, hasilnya memang tertular Covid-19. Sekitar seminggu yang lalu dia dipindahkan ke ICU, kita dapat kabar kalau jam 6.45 WIB tadi beliau meninggal dunia," ujarnya.

Jenazah Kepala Kemenkum HAM, Priyadi dimakamkan di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Pasca kejadian tersebut, pegawai di lingkungan kantor Kemenkum HAM Jateng terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Sebab selama pandemi Covid-19, sudah ada sejumlah pegawai yang terpapar covid-19 dengan kondisi rata-rata tanpa gejala (OTG).

"Ada beberapa pegawai yang tertular juga OTG dan hasil pemeriksaan terakhir sudah negatif. Kita sampaikan duka yang mendalam atas wafatnya pak kakanwil," ungkap dia.

Untuk pejabat yang menggantikan posisi almarhum, ia bilang belum ada. Untuk sementara Kadiv Administrasi Jasmin Ali ditunjuk sebagai pelaksana harian Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jateng. (mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami