Pulang Sekolah, Pelajar SMP di Depok Tiba-tiba Diserang dan Disabet Celurit

PERISTIWA | 17 Juli 2019 22:16 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Pelajar kelas tiga SMP, AN (16) menjadi korban penyerangan di Kali Licin, Pancoran Mas. Dia pun terkena sabetan celurit. AN terkena sabetan celurit saat lewat bersama tiga temannya.

"Saya sama teman lagi jalan. Tiba-tiba datang siswa lain langsung menyerang," kata AN ketika ditemui di Rumah Sakit Bakti Yuda Depok, Rabu (17/7).

Kaget diserang, AN pun terjatuh. Dia langsung disabet celurit di bagian samping perut. "Langsung saya ditebas pakai celurit. Habis itu mereka kabur," tuturnya.

AN menuturkan, kedua temannya selamat tanpa ada luka karena kabur saat diserang. "Sudah pulang. Mereka tidak terluka," katanya.

Dia mengaku tidak kenal dengan pelaku dan tidak tahu penyebab dirinya diserang. "Saya tidak kenal mereka dan saya juga tidak tahu apa masalahnya. Tiba-tiba kita langsung diserang," ujar AN.

Kapolsek Pancoran Mas Depok Kompol Roni Wowor membenarkan peristiwa tersebut. Namun, dia mengaku tidak bisa menangkap pelaku karena langsung kabur usai membacok AN.

"Iya tapi kita enggak bisa mengamankan anak-anak yang tawuran karena pada melarikan diri," tandas Roni.

Baca juga:
Dicelurit, Siswa SMP di Depok Luka dengan 19 Jahitan di Punggung
Pelaku Tawuran Pelajar SMK di Serpong Diringkus Polisi
Polisi Tangkap Pembacok Pelajar Saat Tawuran di Jatinegara
Diperiksa Soal Kasus Tawuran, Siswa SMK Mengaku Diintimidasi Penyidik Polres Karawang
Kedapatan Bawa Senjata Tajam, Puluhan Pelajar di Cikupa Diamankan Polisi

(mdk/ray)

TOPIK TERKAIT