Pulang Study Tour dari Bali, Bus Rombongan SMK Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Pulang Study Tour dari Bali, Bus Rombongan SMK Kecelakaan dan Dua Orang Tewas
PERISTIWA | 8 Maret 2020 18:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dua orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Pariwisata PO Mata Trans dengan truk pengangkut kemiri di Jalan Tol Madiun-Ngawi, tepatnya di KM 599-800 B di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (8/3).

Dilansir Antara, Kanit PJR Polda Jatim 6 Nganjuk AKP Bambang Hariyono mengatakan, korban meninggal merupakan petugas dari biro perjalanan bus. Yakni Bambang Sri Prihatin (30) asal Klaten yang merupakan tour leader dan Aqmarina Amajida (24) asal Surakarta yang merupakan tim medis wisata.

"Saat kecelakaan Bus Pariwisata PO Mata Trans sedang mengangkut rombongan siswa SMK 1 Muhammadiyah Gendangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah. Mereka ada tujuh rombongan bus dalam perjalanan pulang setelah studi tour dari Bali. Korban meninggal di lokasi kejadian," ujar AKP Bambang Hariyono saat dihubungi di Madiun.

Berdasarkan keterangan para saksi, kecelakaan terjadi saat bus bernomor polisi AD-1605- BU yang dikemudikan Fajar Supriyadi (44), warga Klaten diketahui berjalan dari arah Surabaya menuju Solo di lajur cepat.

Setelah tiba di kilometer 599-800 B dengan kecepatan 80 kilometer per jam, bus menabrak bodi belakang truk pengangkut kemiri bernomor polisi AG-9160-RN yang dikemudikan Daryono (51) warga Wilangan, Nganjuk.

Akibat tabrakan tersebut, truk terguling keluar jalur tol dan muatannya tumpah di lajur kiri, sedangkan untuk bus setelah menabrak berhenti di lajur kanan. Bus mengalami rusak parah pada bodi bagian depan.

"Kecelakaan ini diduga terjadi karena pengemudi bus mengantuk sehingga hilang konsentrasi dan akhirnya menabrak truk," ungkap Bambang.

Pihaknya meminta para pengemudi di jalur tol untuk waspada dan berhati-hati. Jika mengantuk atau lelah, pengemudi bisa memanfaatkan rest area yang disediakan pengelola tol. Selain itu, juga mengemudikan kendaraan sesuai kecepatan yang ditentukan. Yakni minimal 60 kilometer per jam dan maksimal 100 kilometer per jam. (mdk/noe)

Baca juga:
Bus Seruduk Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi, 1 Orang Tewas dan 6 Terluka
Terhantam Kereta, Bus Maut Terbelah dan Tewaskan 18 Penumpang di Pakistan
5 Ruas Jalan Tol di Indonesia yang Sering Makan Korban, Wajib Waspada
Kecelakaan Tewaskan 35 Orang, Pemilik Bus Sriwijaya Jadi Tersangka
Bus Masuk Jurang di El Salvador, 7 Orang Tewas
Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Libatkan 5 Mobil

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami