Puluhan Babi di Sumut Mati Mendadak, Warga Diminta Jangan Buang ke Sungai

PERISTIWA | 15 November 2019 09:04 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Puluhan babi mati mendadak di Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Kesehatan Hewan Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan, Fitra Nurlaila Lubis, Kamis (14/11).

"Hewan babi tersebut mati mendadak di daerah tersebut," tuturnya.

Ia menyebutkan saat ini ada ribuan babi di Kota Padangsidimpuan, dan pihaknya belum menerima laporan secara resmi berapa banyak babi yang mati.

Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan bersama Polres setempat turun ke lapangan, dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang babi yang mati ke sungai.

"Jangan dibuang ke sungai, tapi harus dikubur atau dibakar. Kami meminta pemilik babi melaporkan segera jika ada babi yang mati," tegasnya.

Baca juga:
Bangkai Babi Berserakan di Danau Siombak Medan Bikin Penjualan Ikan Menurun
VIDEO: Ribuan Bangkai Babi Ditemukan Mengapung di Sungai dan Danau Sumut
351 Bangkai Babi Cemari Sungai Dikuburkan di Tepi Danau Siombak
Bangkai Babi Terjangkit Hog Cholera Dibuang ke Sungai, Warga Takut Makan Ikan
5.800 Babi di Sumut Mati, Virus Hog Cholera Berpotensi Makin Menyebar
Pemkot Medan Kesulitan Atasi Kiriman Bangkai Babi, Penguburan Massal Terkendala

(mdk/cob)