Puluhan Grab Bike melayat ke rumah driver GO-JEK tewas di Mal Sunter

PERISTIWA | 10 Desember 2015 11:24 Reporter : Muchlisa Choiriah

Merdeka.com - Tak hanya driver GO-JEK, puluhan pengemudi Grab Bike pun turut menyambangi kediaman Almarhum Septian alias Pian (20). Pian merupakan pengemudi GO-JEK yang tewas ditusuk juru parkir liar di depan NAV Karaoke samping Mal Sunter, Jakarta Utara, Rabu (9/12) kemarin.

Para driver Grab Bike mengungkapkan rasa duka atas kejadian yang menimpa Pian. Puluhan pengemudi Grab Bike memarkirkan kendaraannya dan menuju ke rumah Pian untuk mengungkapkan berduka cita atas kematian Pian.

"Meskipun kami bukan satu kepala, tapi kami juga turut berduka cita atas berpulangnya almarhum. Semoga beliau diterima di sisi-Nya," Kata Doni (27) salah satu pengendara Grab Bike saat ditemui di kediaman almarhum, Kamis (10/12).

Doni menjelaskan, dia beserta puluhan teman Grab Bike lainnya mengaku mendapatkan informasi mengenai meninggalnya Pian dari kabar beberapa pengendara GO-JEK lainnya dan sejumlah media.

"Saya waktu itu denger dari GO-JEK di daerah Ancol kalau ada pengemudi GO-JEK yang tewas di Sunter Mall. Kemudian saya langsung buka-buka berita dan ternyata benar. Ya sudah saya bersama teman-teman lainnya langsung berencana ke sini. Tak ada maksud apa-apa, untuk memberikan rasa duka saja, sebagai solidaritas," ungkapnya.

Mereka pun saling memberi sumbangan ke almarhum dengan mengumpulkan sebagian uangnya ke dalam kotak yang nanti diberikan ke keluarga korban. Selain itu, ucapan turut berduka cita pun disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Utara. Hal ini terlihat dari karangan bunga yang ada di depan rumah almarhum.

Sebelumnya, Septiyan alias Pian (20) tewas setelah ditusuk oleh juru parkir liar di depan NAV Karaoke samping Mal Sunter, Rabu (9/12). Korban tewas saat mencoba melerai keributan antara kakaknya, Suhardi dengan juru parkir liar.

(mdk/eko)